Miris, UNDP prediksi sistem keuangan Afghanistan runtuh dalam beberapa bulan

Minggu, 28 November 2021 | 08:05 WIB Sumber: Reuters
Miris, UNDP prediksi sistem keuangan Afghanistan runtuh dalam beberapa bulan


"Koordinasi dengan Lembaga Keuangan Internasional, dengan pengalaman luas mereka tentang sistem keuangan Afghanistan, akan sangat penting untuk proses ini," kata UNDP, merujuk pada Bank Dunia dan IMF.

Menurut UNDP, sekitar 40% dari basis deposit Afghanistan akan hilang pada akhir tahun. Mereka juga melaporkan bahwa bank telah berhenti memberikan kredit baru, dan kredit macet hampir dua kali lipat menjadi 57% pada September dari akhir 2020.

Melihat tren saat ini, dan pembatasan penarikan, Al Dardari memprediksi sistem perbankan tidak memiliki peluang untuk bertahan dalam enam bulan ke depan.

Bank-bank Afghanistan sangat bergantung pada pengiriman uang fisik dolar AS, yang kini telah berhenti. Al Dardari mengatakan, saat ini Afghanistan hanya memiliki uang Afghanistan senilai US$4 miliar, namun hanya sekitar US$500.000 yang bisa diedarkan.

"Sisanya di bawah kasur atau di bawah bantal karena orang takut," katanya.

Masalah likuiditas ini mendorong Afghanistan ke dalam masalah perdagangan dan kelaparan.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru