kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.900   -18,00   -0,11%
  • IDX 8.265   -9,42   -0,11%
  • KOMPAS100 1.163   -0,70   -0,06%
  • LQ45 835   0,61   0,07%
  • ISSI 295   -1,36   -0,46%
  • IDX30 437   0,57   0,13%
  • IDXHIDIV20 522   1,89   0,36%
  • IDX80 130   -0,07   -0,05%
  • IDXV30 144   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   0,42   0,30%

Meta Pangkas Saham Karyawan 5% untuk Danai Ambisi AI


Jumat, 20 Februari 2026 / 07:21 WIB
Meta Pangkas Saham Karyawan 5% untuk Danai Ambisi AI
ILUSTRASI. Meta (REUTERS/Gonzalo Fuentes)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Meta Platforms memangkas distribusi tahunan opsi saham sekitar 5% bagi sebagian besar karyawannya, seiring CEO Mark Zuckerberg menggelontorkan miliaran dolar untuk memperkuat ambisi kecerdasan buatan (AI), demikian dilaporkan Financial Times pada Kamis (19/2/2026).

Induk perusahaan Facebook itu belum segera menanggapi permintaan komentar. Reuters juga tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Baca Juga: AS Bayar US$160 Juta dari Tunggakan Lebih dari US$4 Miliar ke PBB

Meta bersama perusahaan Big Tech lainnya kini berlomba membangun pusat data (data center) berskala besar untuk unggul dalam persaingan AI di Silicon Valley.

Pada Januari lalu, Meta menyatakan belanja modal (capital expenditure) untuk 2026 diperkirakan berada di kisaran US$115 miliar hingga US$135 miliar.

Menurut laporan FT yang mengutip sumber internal, Meta telah memangkas penghargaan berbasis saham bagi sebagian besar karyawan untuk tahun kedua berturut-turut.

Tahun lalu, perusahaan juga memotong alokasi saham sekitar 10%, yang saat itu mengejutkan sebagian staf.

Bulan lalu, Meta memberhentikan sekitar 10% karyawan di divisi Reality Labs, yang memiliki sekitar 15.000 pekerja, sebagai bagian dari pengalihan sumber daya dari sejumlah produk realitas virtual ke perangkat wearable.

Baca Juga: Board of Peace: Ini Rincian Bantuan dari Negara-Negara Anggota Termasuk Indonesia

Unit tersebut yang mencakup ambisi besar Meta di sektor “metaverse” telah membukukan kerugian lebih dari US$70 miliar sejak 2021.

Meta saat ini tengah membangun beberapa pusat data berskala gigawatt di berbagai wilayah Amerika Serikat, termasuk proyek di pedesaan Louisiana yang menurut Presiden Donald Trump akan menelan biaya hingga US$50 miliar.

Bulan lalu, Meta juga menunjuk sekutu Trump, Dina Powell McCormick, sebagai presiden dan wakil ketua untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan investor dalam mendukung proyek AI perusahaan.

Selanjutnya: AS Bayar US$160 Juta dari Tunggakan Lebih dari US$4 Miliar ke PBB

Menarik Dibaca: Simak 3 Rekomendasi Saham Pilihan dari Mirae Sekuritas Hari Ini (20/2)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×