Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks Nikkei Jepang anjlok hampir 2% pada awal perdagangan hari ini karena konflik di Timur Tengah yang meningkat mendorong harga minyak mentah lebih tinggi. Hal tersebut meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong investor untuk menghindari aset yang lebih berisiko.
Jumat (13/3/2026) pukul 07.30 WIB, indeks Nikkei turun 1,7% menjadi 53.502,50, dan berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut. Indeks Topix yang lebih luas juga anjlok 1,2% menjadi 3.607,26.
Tekanan bagi pasar saham di kawasan, khususnya Jepang muncul setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengatakan Iran akan terus berjuang dan menjaga Selat Hormuz tetap tertutup sebagai alat tawar-menawar terhadap AS dan Israel.
Baca Juga: Krisis Energi di Depan Mata: AS Izinkan Pembelian Minyak Rusia
Di sisi lain, Iran juga meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak dan transportasi di seluruh Timur Tengah.
Pada perdagangan pagi ini, terdapat 7 saham yang naik di indeks Nikkei dan 115 saham yang turun.
Saham Honda Motor anjlok 6,1% ke penurunan persentase terbesar sejak Februari 2025, setelah produsen mobil terbesar kedua di Jepang itu mengatakan akan mengalami kerugian tahunan pertamanya dalam hampir 70 tahun sebagai perusahaan yang terdaftar di bursa saham karena biaya restrukturisasi besar-besaran di bisnis kendaraan listriknya.












