kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

CEO Brenntag: Konflik Timur Tengah Dorong Kenaikan Harga Kimia


Kamis, 12 Maret 2026 / 22:13 WIB
CEO Brenntag: Konflik Timur Tengah Dorong Kenaikan Harga Kimia
ILUSTRASI. Kapal Tanker di Selat Hormuz (REUTERS/Hamad I Mohammed)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Distributor bahan kimia asal Jerman Brenntag menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga di sektor kimia.

Konflik antara AS dan Israel dengan Iran yang memasuki minggu kedua meningkatkan ketegangan di kawasan, mengganggu pasar, dan memicu kekhawatiran bahwa perang yang meluas dapat memicu lonjakan harga minyak, mendorong inflasi, serta menekan permintaan konsumen.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Serangan AS - Israel, Iran Tutup Selat Hormuz

CEO baru Brenntag Jens Birgersson mengatakan dalam panggilan dengan analis bahwa harga bahan kimia jelas bergerak naik akibat konflik di Iran.

“Kami aktif untuk meneruskan kenaikan biaya ini kepada pelanggan dan sedang bekerja intensif terkait hal tersebut,” ujar Birgersson dilansir dari Reuters Kamis (12/3/2026).

Selain itu, Brenntag mengumumkan target penghematan tambahan sebesar 200 hingga 250 juta euro (setara US$230–288 juta) pada 2027 dibandingkan 2025, setelah perusahaan mengonfirmasi angka awal kinerja tahunan 2025 serta panduan laba inti untuk tahun berjalan.

Baca Juga: Serangan Tanker di Pelabuhan Irak Picu Gangguan Energi, Harga Minyak Tembus US$100

Sektor kimia Jerman, yang merupakan sektor terbesar ketiga di negara tersebut, menghadapi tantangan bertahun-tahun, termasuk permintaan yang lesu, biaya energi tinggi, masalah rantai pasok, dan perlambatan ekonomi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×