Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Netflix memperkirakan pendapatan dan laba kuartal III-2026 lebih rendah dari target Wall Street dan mengatakan akan mengurangi frekuensi laporan jam tayang karena perusahaan mencari jalan pertumbuhan baru.
Saham Netflix turun hampir 8,6% dalam perdagangan setelah jam kerja menjadi US$ 67,99.
Perusahaan yang dipimpin oleh CEO bersama Ted Sarandos dan Greg Peters mengatakan, Netflix memperkirakan pendapatan sebesar US$ 12,86 miliar di periode Juli hingga September 2026 dan laba per saham terdilusi sebesar 82 sen.
Padahal, berdasarkan data LSEG, pada analis memperkirakan pendapatan Netflix di kuartal III-2026 capai US$ 13 miliar dan laba per saham terdilusi sebesar 84 sen.
Baca Juga: Reli Harga Minyak Terhenti: Harga Brent dan WTI Ditutup Melemah Hampir 1%
Setelah bertahun-tahun mengalami peningkatan pelanggan yang pesat, Netflix berupaya untuk tumbuh dengan membangun iklan, acara langsung, dan permainan video. Saham perusahaan telah kehilangan sekitar seperlima nilainya di tahun ini karena investor mempertanyakan bagaimana perusahaan akan mempertahankan pertumbuhannya.
Proyeksi kuartal ketiga "tampaknya mencerminkan kombinasi kehati-hatian manajemen dan profil pertumbuhan yang matang secara alami, daripada penurunan mendadak dalam bisnis," kata analis PP Foresight, Paolo Pescatore.
Ia menambahkan bahwa proyeksi tersebut akan "memperkuat pandangan bahwa Netflix tetap kuat tetapi memasuki fase pertumbuhan yang lebih stabil dengan ruang kesalahan yang jauh lebih kecil mengingat ekspektasi yang selalu tinggi."
Netflix mengatakan akan mengurangi frekuensi rilis laporan jam menonton dua kali setahun menjadi sekali setahun mulai Januari 2027 "untuk tetap fokus pada metrik keuangan utama kami — pendapatan dan laba operasi." Netflix berhenti menerbitkan angka pelanggan triwulanan pada tahun 2025.
Untuk kuartal yang baru saja berakhir, pendapatan dan EPS Netflix kurang lebih sesuai dengan perkiraan analis. Di mana, laba per saham mencapai 80 sen untuk periode kuartal II-2026, yang menampilkan film-film sukses termasuk drama kriminal "I Will Find You" dan film animasi "Swapped."
Alhasil, pendapatan total Netflix di periode April-Juni 2026 mencapai US$ 12,56 miliar.
“Kinerja keuangan kami tetap solid dan kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan kami tahun ini,” kata perusahaan tersebut dalam surat triwulanan kepada para pemegang saham.
PERSAINGAN SEMAKIN KETAT
Netflix menghadapi persaingan dari semua penjuru industri hiburan, mulai dari perusahaan media tradisional seperti Walt Disney hingga YouTube, kehadiran yang semakin meningkat di ruang keluarga, dan penayangan seluler di aplikasi seperti TikTok.
Pada bulan April, Netflix mengatakan bahwa mereka memiliki lebih dari 325 juta anggota berbayar dan masih memiliki ruang untuk meningkatkan jumlah tersebut.
Perusahaan sedang membangun bisnis periklanan dan menawarkan permainan video, dua inisiatif yang masih dalam tahap awal. Perusahaan mengulangi perkiraan sebelumnya bahwa pendapatan iklan akan mencapai US$ 3 miliar pada akhir tahun. Perusahaan mengandalkan semakin banyaknya acara siaran langsung, termasuk jadwal NFL yang diperluas, untuk menarik lebih banyak pendapatan iklan.
Baca Juga: Klaim Pengangguran AS Turun ke 208.000, Pasar Tenaga Kerja Tetap Solid
Dalam video pasca-pengumuman pendapatan, Peters mengatakan perusahaan sedang mempertimbangkan apakah akan menawarkan opsi gratis dengan iklan di beberapa pasar, tetapi belum memiliki rencana jangka pendek untuk meluncurkannya.
Netflix mengatakan keterlibatan, atau jumlah waktu yang dihabiskan orang untuk menonton layanan tersebut, "sehat." Jam menonton meningkat sebesar 2% pada paruh pertama tahun ini, dibandingkan dengan 1,5% tahun lalu.
Perusahaan mengatakan bertujuan untuk tetap unggul dari pesaing sebagian dengan menggunakan teknologi untuk meningkatkan semua aspek bisnisnya. Penggunaan kecerdasan buatan generatif oleh produser "berkembang pesat" dan telah digunakan dalam sekitar 300 judul, sebagian besar dalam pasca-produksi, kata perusahaan tersebut.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
