kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Ngeri! Militer Myanmar peringatkan pengunjuk rasa tentang risiko ditembak di kepala


Jumat, 26 Maret 2021 / 23:49 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria yang ditembak selama tindakan keras pasukan keamanan terhadap pengunjuk rasa anti-kudeta menunjukkan penghormatan tiga jari saat dia dibantu di Thingangyun, Yangon, Myanmar, 14 Maret 2021. REUTERS/Stringer 


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - YANGON. Militer Myanmar, Jumat (26/3) memperingatkan para pengunjuk rasa tentang risiko ditembak di kepala, ketika aktivis anti-kudeta menyerukan unjuk rasa besar pada Hari Angkatan Bersenjata negara itu pada Sabtu (27/3).

Sebuah siaran di saluran berita MRTV milik Pemerintah Myanmar yang ditujukan kepada para pengunjuk rasa, seperti dikutip Reuters, mengatakan: "Anda harus belajar bahwa Anda bisa dalam bahaya ditembak di kepala dan punggung".

Setidaknya 320 orang tewas dalam kerusuhan berminggu-minggu sejak militer Myanmar merebut kekuasaan pada 1 Februari lalu, menurut angka pada Kamis (25/3) malam dari kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Data AAPP menunjukkan, sedikitnya 25% dari mereka yang terbunuh tewas akibat tembakan di kepala. Ini menimbulkan kecurigaan bahwa mereka sengaja menjadi sasaran pembunuhan.

Selanjutnya: Di tengah protes berdarah anti-kudeta, Rusia perkuat hubungan militer dengan Myanmar




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×