kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.784   -126,00   -0,70%
  • IDX 6.371   -38,54   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -7,83   -0,93%
  • LQ45 635   -5,22   -0,81%
  • ISSI 221   -0,82   -0,37%
  • IDX30 356   -3,12   -0,87%
  • IDXHIDIV20 434   -3,82   -0,87%
  • IDX80 96   -0,91   -0,94%
  • IDXV30 120   -0,63   -0,52%
  • IDXQ30 113   -1,27   -1,11%

Nikkei Jepang Ditutup Naik 2% Senin (10/8), Saham AI dan Chip Jadi Penopang Utama


Senin, 10 Agustus 2026 / 14:53 WIB
Nikkei Jepang Ditutup Naik 2% Senin (10/8), Saham AI dan Chip Jadi Penopang Utama
ILUSTRASI. Nikkei-stock-index-closes-at-record-high (Kyodo/via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks saham Jepang menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), dengan indeks Nikkei mencatat level penutupan tertinggi dalam hampir empat pekan.

Penguatan didorong reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor setelah Wall Street menguat pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Stok Minyak Sawit Malaysia di Juli Capai Level Tertinggi dalam 5 Bulan, Produksi Naik

Mengutip Reuters, Nikkei 225 naik 2,08% menjadi 66.970,22 pada Senin. Level tersebut merupakan penutupan tertinggi sejak 15 Juli 2026. Sementara itu, indeks Topix naik 0,63% menjadi 4.100,61.

Penguatan saham teknologi dan chip menjadi katalis utama pergerakan bursa Jepang.

Senior Strategist Daiwa Securities Daisuke Hashizume mengatakan saham-saham terkait semikonduktor menopang Nikkei, sementara berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve turut mendorong sentimen positif.

“Kenaikan saham terkait chip mendukung Nikkei. Berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi pendorongnya,” kata Hashizume.

Sentimen positif tersebut mengikuti kinerja Wall Street pada Jumat (7/8). Indeks S&P 500 ditutup di level rekor setelah data menunjukkan ekonomi Amerika Serikat (AS) secara tak terduga kehilangan pekerjaan pada Juli.

Data tersebut mendorong pasar mengurangi ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Baca Juga: Harga Emas Tergelincir di Tengah Hari ini (10/8), Pasar Menanti Data Inflasi AS

Saham Chip dan AI Melonjak

Di Bursa Jepang, sejumlah saham yang berkaitan dengan semikonduktor dan AI mencatat kenaikan signifikan.

Saham Advantest melonjak 6,43%, sedangkan Tokyo Electron menguat 4,13%. Keduanya merupakan perusahaan yang berperan dalam rantai pasok industri semikonduktor.

Saham Fujikura juga naik 7,62%, melanjutkan reli setelah perusahaan kabel serat optik tersebut menaikkan proyeksi laba bersih tahunan pada Jumat.

Sementara itu, saham Ibiden, pemasok bagi Nvidia yang menjadi salah satu perusahaan utama dalam perkembangan AI, naik 4,03%.

Saham Recruit Holdings bahkan melonjak 22,79% ke level batas atas harian 16.165 yen setelah perusahaan jasa ketenagakerjaan tersebut merevisi proyeksi tahunan dan melampaui ekspektasi pasar.

Baca Juga: PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Pemeriksaan Kesehatan: Akan Diobservasi Dua Hari

Kekhawatiran Timur Tengah Batasi Penguatan

Meski demikian, penguatan bursa Jepang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Iran mengatakan kesepakatan dengan Oman terkait penetapan jalur pelayaran baru melalui Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir.

Namun, Iran menegaskan bahwa selat tersebut baru akan dibuka kembali jika Amerika Serikat memenuhi sejumlah persyaratan lain.

Ketidakpastian tersebut membuat investor tetap berhati-hati meskipun sentimen terhadap saham teknologi membaik.

Hashizume mengatakan aktivitas perdagangan juga cenderung terbatas karena Jepang tengah memasuki periode libur musim panas Obon.

Baca Juga: Harga Gandum Chicago Naik, Serangan di Laut Hitam Picu Kekhawatiran Pasokan

Menjelang akhir pekan, pergerakan indeks utama diperkirakan minim katalis baru yang dapat menggerakkan pasar.

Di sisi lain, saham pemilik merek Uniqlo, Fast Retailing, turun 0,74%.

Sementara itu, Mitsui Kinzoku, produsen material untuk baterai lithium-ion, anjlok 13,55%. Penurunan terjadi setelah revisi proyeksi laba bersih tahunan perusahaan tidak memenuhi ekspektasi pasar.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×