kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.954   43,00   0,24%
  • IDX 6.309   -25,18   -0,40%
  • KOMPAS100 828   -7,35   -0,88%
  • LQ45 626   -6,28   -0,99%
  • ISSI 218   0,50   0,23%
  • IDX30 352   -4,08   -1,15%
  • IDXHIDIV20 435   -6,51   -1,48%
  • IDX80 95   -0,67   -0,70%
  • IDXV30 118   -0,41   -0,35%
  • IDXQ30 113   -1,62   -1,42%

Indeks Nikkei Ditutup Menguat 0,46%, Ditopang Saham Terkait Chip


Kamis, 23 Juli 2026 / 14:47 WIB
Indeks Nikkei Ditutup Menguat 0,46%, Ditopang Saham Terkait Chip
ILUSTRASI. Indeks Nikkei ditutup naik 0,46% menjadi 66.422,6 sejalan dengan sahan-saham terkait chip walau prospek kenaikan suku bunga BOJ menahan laju (REUTERS/Manami Yamada)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa saham Jepang ditutup menguat pada hari ini, karena saham-saham terkait chip mengikuti pergerakan saham-saham Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi semalam, meskipun prospek kenaikan suku bunga lebih awal dari Bank of Japan membatasi kenaikan.

Kamis (23/7/2026), indeks Nikkei ditutup naik 0,46% menjadi 66.422,6, sementara indeks Topix yang lebih luas ditutup menguat tipis 0,51% menjadi 4.053,88.

Semalam, indeks SE Semikonduktor Philadelphia, yang menjadi acuan Nikkei, ditutup naik 0,4%.

Pada sesi tersebut, Alphabet mengatakan akan menghabiskan antara US$ 195 miliar hingga US$ 205 miliar untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex). Jumlah itu lebih banyak dibandingkan dengan rencana sebelumnya sebesar US$ 180 miliar hingga US$ 190 miliar untuk tahun ini.

Baca Juga: Bursa Australia Ditutup Naik, Pasar Makin Yakin RBA Akan Kembali Naikkan Suku Bunga

"Sentimen membaik setelah Alphabet menaikkan prospek investasinya, dan saham-saham chip AS sedikit naik," kata Shuutarou Yasuda, analis pasar di Tokai Tokyo Intelligence Laboratory.

"Di sisi lain, spekulasi bahwa BOJ mungkin akan menaikkan suku bunga lebih awal merusak sentimen. Hingga saat ini, bank sentral mencoba mendukung perekonomian sambil menaikkan suku bunga, tetapi sikap itu mungkin berubah, yang berdampak negatif bagi saham yang dipimpin oleh permintaan domestik."

Di Jepang, saham-saham terkait AI dan chip mengalami kenaikan, dengan saham Advantest melonjak 4,11%. Saham investor teknologi SoftBank Group pun melesat 3,77%.

Di sisi lain, saham produsen chip memori Kioxia malah balik arah dari kenaikan di awal dan berakhir turun 3,72%. Saham produsen peralatan pembuatan chip Tokyo Electron juga menghapus kenaikan dan berakhir turun tipis 0,02%.

Saham-saham bank naik seiring dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang, yang naik karena spekulasi kenaikan suku bunga lebih awal.

Saham Mizuho Financial Group naik 2,78%. Sumitomo Mitsui Financial Group dan Mitsubishi UFJ Financial Group masing-masing melonjak lebih dari 2%.

Baca Juga: Serangan Drone Ukraina Meluas, Satu Orang Tewas di Krimea

Saham-saham perusahaan ritel, yang bergantung pada permintaan domestik, turun, dengan saham Takashimaya turun 6,14% menjadi saham dengan penurunan persentase terbesar di Nikkei. Isetan Mitsukoshi Holdings turun 4,65%.

Dari sekitar 1.500 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 44% naik, 53% turun, dan 2% tetap stabil.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×