kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Nissan Batal Produksi Powertrain Mobil Listrik di Inggris


Minggu, 24 Mei 2026 / 16:04 WIB
Nissan Batal Produksi Powertrain Mobil Listrik di Inggris
ILUSTRASI. NISSAN-CEO/ ( REUTERS/Kim Kyung-Hoon)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Nissan Motor melalui anak usahanya, JATCO, membatalkan rencana produksi powertrain kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Sunderland, Inggris. Keputusan itu diambil di tengah melemahnya permintaan mobil listrik Nissan di pasar Eropa.

Mengutip laporan harian bisnis Nikkei pada Minggu (24/5), JATCO sebelumnya berencana menginvestasikan 48,7 juta pound sterling atau sekitar US$ 65,39 juta untuk memproduksi hingga 340.000 unit powertrain EV per tahun di fasilitas Sunderland milik Nissan.

Powertrain tersebut dirancang mengintegrasikan motor, inverter, dan reducer dalam satu sistem untuk kendaraan listrik Nissan.

Baca Juga: Strategi Nissan Pangkas Model, Bidik 1 Juta Unit di AS & China

Namun, kondisi bisnis Nissan memburuk setelah penjualan di Amerika Serikat dan China melemah. Situasi itu mendorong perusahaan melakukan restrukturisasi besar-besaran.

Pada tahun ini, Nissan menyatakan akan memangkas jumlah pabrik produksi mobilnya menjadi 10 dari sebelumnya 17 fasilitas. Perusahaan juga tengah meninjau kembali operasional pabrik-pabrik powertrain yang dimiliki.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Nissan terkait laporan tersebut. Permintaan komentar yang diajukan melalui situs JATCO juga belum memperoleh respons.

Baca Juga: Strategi Terbaru Nissan: Pangkas Model, Geber AI dan Bidik Penjualan Fantastis




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×