CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.550   21,00   0,12%
  • IDX 6.668   -9,72   -0,15%
  • KOMPAS100 877   0,21   0,02%
  • LQ45 662   -1,96   -0,29%
  • ISSI 234   0,45   0,19%
  • IDX30 368   -1,30   -0,35%
  • IDXHIDIV20 456   -0,97   -0,21%
  • IDX80 100   0,03   0,03%
  • IDXV30 128   0,52   0,41%
  • IDXQ30 118   -0,56   -0,48%

Nvidia Berencana Melakukan Perluasan Besar-besaran Kapasitas Pusat Data di Australia


Kamis, 10 September 2026 / 10:50 WIB
Nvidia Berencana Melakukan Perluasan Besar-besaran Kapasitas Pusat Data di Australia
ILUSTRASI. Nvidia akan memperluas kapasitas komputasi pusat data di Australia untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (via REUTERS/NVIDIA)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Nvidia berencana memperluas kapasitas komputasi pusat data di Australia secara signifikan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI). Ekspansi tersebut ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas komputasi Australia hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan kapasitas saat ini.

Perusahaan chip asal Amerika Serikat tersebut mengatakan akan menggandeng sejumlah perusahaan cloud dan pusat data Australia dalam pengembangan infrastruktur komputasi berbasis AI.

Nvidia bekerja sama dengan Firmus, CDC, NEXTDC, dan AirTrunk untuk membangun kapasitas komputasi terkait AI hingga 2 gigawatt (GW) pada 2027.

Rencana tersebut muncul ketika Australia tengah berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat investasi pusat data global. Di sisi lain, pembangunan pusat data di negara tersebut menghadapi tuntutan regulasi yang lebih ketat karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan serta tingginya konsumsi energi dan air.

Berdasarkan laporan kelompok lobi Data Centres Australia yang mengutip riset analis DC Byte, total kapasitas komputasi pusat data Australia saat ini mencapai sekitar 1,6 GW.

Baca Juga: Trump Janjikan Dividen US$5.000 untuk Warga AS Jika Republik Menang Pemilu

Dengan target hingga 2 GW kapasitas baru terkait AI, ekspansi yang direncanakan Nvidia dan para mitranya berpotensi meningkatkan skala infrastruktur komputasi Australia secara substansial.

Nvidia mengatakan penambahan kapasitas tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan AI yang terus meningkat di Australia. Pusat data yang dibangun bersama para mitra akan menggunakan platform "DSX" milik Nvidia.

"Peningkatan adopsi AI di berbagai industri meningkatkan permintaan terhadap komputasi berkinerja tinggi," kata Nvidia dalam sebuah pernyataan.

"Memperluas kapasitas di Australia akan memungkinkan para inovator lokal mengembangkan model, aplikasi, dan agen, sekaligus mendukung proyek pembangkit listrik tambahan untuk memenuhi permintaan komputasi AI di kawasan dan global," tambah pernyataan tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×