kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.783   88,26   1,55%
  • KOMPAS100 751   16,01   2,18%
  • LQ45 570   13,11   2,35%
  • ISSI 200   1,61   0,81%
  • IDX30 323   7,42   2,35%
  • IDXHIDIV20 397   8,29   2,13%
  • IDX80 85   1,85   2,22%
  • IDXV30 108   1,57   1,48%
  • IDXQ30 104   1,97   1,94%

Obama ucapkan duka cita meninggalkan Lee Kuan Yew


Senin, 23 Maret 2015 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. PT Brantas Abipraya (Persero) meraih penghargaan Indonesia Best BUMN Awards 2023 dengan kategori Best SOE 2023 with Top Financial Performance and Expanding Business Activities di bidang Infrastruktur.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyatakan sangat sedih mendengar meninggalkan pendiri Singapura Lee Kuan Yew. Obama mengggambarkan Lee Kuan Yew sebagai seorang visioner membangun salah satu negara paling makmur di dunia. 

"Seorang visioner yang memimpin negaranya dari kemerdekaan Singapura pada tahun 1965 dan membangun negara paling makmur. Ia seorang pemimpin yang luar biasa," ujarnya dikutip dari The Straits Times

Obama melihat kearifan Lee Kuan Yew berdasarkan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke Singapuara tahun 2009. 

"Atas nama rakyat Amerika, Michelle dan saya menyampaikan belasungkawa terdalam untuk keluarga lee dan turut berduka atas kehilangan orang yang luar biasa," paparnya. 

Lee Kuan Yew meninggal dunia pada Senin dini hari (23/03) di usia 91 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit karena radang paru-paru selama sekitar satu bulan.

Mantan perdana menteri pertama Singapura itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum awal Februari. Lee Kuan Yew didiagnosa mengalami pneumonia.




TERBARU

[X]
×