kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Obama ucapkan duka cita meninggalkan Lee Kuan Yew


Senin, 23 Maret 2015 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. PT Brantas Abipraya (Persero) meraih penghargaan Indonesia Best BUMN Awards 2023 dengan kategori Best SOE 2023 with Top Financial Performance and Expanding Business Activities di bidang Infrastruktur.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyatakan sangat sedih mendengar meninggalkan pendiri Singapura Lee Kuan Yew. Obama mengggambarkan Lee Kuan Yew sebagai seorang visioner membangun salah satu negara paling makmur di dunia. 

"Seorang visioner yang memimpin negaranya dari kemerdekaan Singapura pada tahun 1965 dan membangun negara paling makmur. Ia seorang pemimpin yang luar biasa," ujarnya dikutip dari The Straits Times

Obama melihat kearifan Lee Kuan Yew berdasarkan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke Singapuara tahun 2009. 

"Atas nama rakyat Amerika, Michelle dan saya menyampaikan belasungkawa terdalam untuk keluarga lee dan turut berduka atas kehilangan orang yang luar biasa," paparnya. 

Lee Kuan Yew meninggal dunia pada Senin dini hari (23/03) di usia 91 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit karena radang paru-paru selama sekitar satu bulan.

Mantan perdana menteri pertama Singapura itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum awal Februari. Lee Kuan Yew didiagnosa mengalami pneumonia.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×