kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OECD Menilai Prospek Ekonomi Dunia Terhambat Perdagangan Global Terganggu


Rabu, 04 Desember 2024 / 22:57 WIB
OECD Menilai Prospek Ekonomi Dunia Terhambat Perdagangan Global Terganggu
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri undangan Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann, untuk membahas berbagai aspek terkait perekonomian Indonesia Selasa (10/10) di Paris Prancis. (Foto: Ist/IG@smindrawati)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - PARIS. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan alias Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) pada Rabu (4/12), dikutip Reuters, memperkirakan, ekonomi dunia akan tetap naik 3,2% di 2024 dan 3,3% pada 2025 dan 2026. 

OECD menilai ekonomi dunia akan tumbuh stabil dalam dua tahun ke depan. Syaratnya, proteksionisme tidak mengganggu perdagangan global. 

Proyeksi OECD memperhitungkan inflasi yang lebih rendah, pertumbuhan lapangan kerja dan pemotongan suku bunga, yang akan membantu mengimbangi pengetatan fiskal di beberapa negara. Namun OECD mengakui ketegangan perdagangan dan langkah proteksionisme akan berdampak negatif pada pertumbuhan bila rantai pasokan terganggu dan terjadi kenaikan harga barang. 

Prospek perdagangan global menjadi suram sejak Presiden terpilih AS Donald Trump menyatakan akan menetapkan tarif bagi negara yang mengekspor ke AS.

Baca Juga: Pemerintah Hadapi Risiko Pengetatan Likuiditas Domestik




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×