kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

OPEC : Belum akan ada pertemuan darurat terkait kenaikkan harga minyak


Kamis, 10 Maret 2011 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. CEO PT MNC Vision Network Tbk Ade Tjendra./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/07/2019.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

LONDON. Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) menilai kenaikan harga minyak mentah belum mendesak anggotanya mengadakan pertemuan. Organisasi negara pengekspor minyak ini menganggap pasokan minyak dunia masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Pertemuan OPEC baru akan terjadi Juni mendatang dalam rangka membahas output produksi tiap negara. Sekretaris Jenderal Abdullah al-Badri membenarkan, belum ada hal yang mendesak mereka mengadakan pertemuan darurat.

Menurut undang-undang OPEC, pertemuan luar biasa dapat diadakan atas permintaan negara anggota oleh Sekretaris Jenderal, setelah berkonsultasi dengan Presiden dan persetujuan oleh mayoritas anggota.

Top eksportir dunia, Arab Saudi telah menawarkan pasokan tambahan untuk menggantikan pasokan dari Libia yang hilang karena konflik politik. Arab Saudi telah menaikkan output ke 9 juta barel per hari (bph) atau naik hampir 1 juta barel per hari lebih dari target yang disepakati OPEC. Beberapa anggota OPEC lainnya, seperti Nigeria juga diharapkan bisa sedikit meningkatkan kapasitas produksinya dalam beberapa pekan mendatang.




TERBARU

[X]
×