kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

OpenAI Buka Kantor Permanen di London, Perkuat Ekspansi AI di Inggris


Senin, 13 April 2026 / 15:00 WIB
OpenAI Buka Kantor Permanen di London, Perkuat Ekspansi AI di Inggris
ILUSTRASI. OpenAI akan membuka kantor permanen di London pada 2027, menjadikannya pusat riset terbesar di luar AS (OpenAI/Digital Trends)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan teknologi kecerdasan buatan OpenAI mengumumkan rencana pembukaan kantor permanen pertamanya di London. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di Inggris sekaligus memperkuat posisi kota tersebut sebagai pusat riset terbesar OpenAI di luar Amerika Serikat.

Kantor baru ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas hingga 544 karyawan. OpenAI, yang didukung oleh Microsoft, menyebut fasilitas ini akan memperluas kemampuan perusahaan dalam bidang riset dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

Lokasi kantor berada di kawasan Regent Quarter, tepatnya di Jahn Court dan Brassworks Building, area King’s Cross yang dikenal sebagai salah satu pusat inovasi dan teknologi di London.

Baca Juga: Harga Minyak Tembus US$100, AS Siap Blokade Selat Hormuz

Saat ini, OpenAI telah mempekerjakan sekitar 200 orang di London, yang tersebar di berbagai fungsi seperti riset, rekayasa (engineering), dukungan pelanggan, kebijakan, dan penjualan. Kehadiran kantor baru diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tim sekaligus mempercepat pengembangan produk, termasuk layanan seperti ChatGPT.

Di sisi lain, ekspansi ini terjadi di tengah tantangan yang dihadapi OpenAI di Inggris. Pekan lalu, perusahaan mengumumkan penundaan proyek pusat data utamanya di negara tersebut. Keputusan ini diambil akibat lingkungan regulasi yang dinilai kurang mendukung serta tingginya biaya energi.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×