kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Operator Trump International Hotel di Vancouver terancam bangkrut


Sabtu, 29 Agustus 2020 / 07:08 WIB
Operator Trump International Hotel di Vancouver terancam bangkrut
ILUSTRASI. Trump International Hotel and Tower di Kanada. REUTERS/Chris Helgren


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - VANCOUVER. Perusahaan yang mengoperasikan Trump International Hotel di Vancouver  mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Jumat (28/8/2020). Perusahaan menyalahkan pandemi virus corona atas pendapatan yang tegerus hingga mengalami kesulitan keuangan.

Melansir Reuters, TA Hotel Management Ltd Partnership, sebuah unit dari TA Global Bhd yang berbasis di Malaysia, mengatakan penutupan sementara sejak Maret karena Covid-19 berdampak pada bisnis hotel.

Pengembang yang berbasis di Vancouver, Holborn Group, yang memiliki menara tersebut, melisensikan nama Trump untuk proyek tersebut berdasarkan perjanjian 2013. Hotel mewah 69 lantai di pusat kota Vancouver dibuka pada 2017 di tengah protes terhadap Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga: Menghitung Kemungkinan Bangkrut, 33 Emiten Gocap Punya Skor Altman Z di Bawah 0

"Pengeluaran berkelanjutan sejak wabah Covid-19 dan kurangnya pendapatan telah menempatkan TAHMLP ke dalam posisi bangkrut," demikian bunyi sebuah pernyataan di situs perusahaan.

Dokumen yang diajukan di Kanada pada hari Kamis menunjukkan bahwa Kemitraan TA Hotel Management Ltd berhutang C$ 4,79 juta (US$ 3,66 juta) dan memiliki total aset sebesar C$ 1,1 juta. Menurut pernyataan itu, manajemen TA Hotel menyewa tempat hotel dan mengoperasikannya.

Baca Juga: Apa beda pailit dengan bangkrut? Ini penjelasannya...

Sementara itu, menurut laporan tahunan TA Hotel Management, pada 2019, pendapatan hotel turun 4% karena penurunan penjualan makanan dan minuman.

TA Global Bhd dan Holborn Group tidak menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Reuters.

Grant Thornton Ltd telah ditunjuk sebagai wali amanat. Pertemuan kreditor akan berlangsung pada 16 September.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×