kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   3,00   0,02%
  • IDX 6.142   33,77   0,55%
  • KOMPAS100 810   8,96   1,12%
  • LQ45 618   9,83   1,62%
  • ISSI 211   -0,32   -0,15%
  • IDX30 350   6,27   1,83%
  • IDXHIDIV20 437   8,24   1,92%
  • IDX80 93   1,12   1,22%
  • IDXV30 118   0,75   0,64%
  • IDXQ30 113   2,28   2,06%

Panas, Rusia desak AS dan sekutunya untuk tidak gelar latihan militer di Laut Hitam


Rabu, 23 Juni 2021 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Sebuah pesawat pengintai P-8A Poseidon Angkatan Laut AS terbang di atas kapal perusak berpeluru kendali USS Donald Cook (DDG 75) di Laut Hitam, 9 Februari 2021. Foto oleh Spesialis Komunikasi Massa Kelas 3 Will Hardy. Dok: Armada Ke-6 Angkatan Laut AS


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Rusia mendesak Amerika Serikat atau AS dan sekutunya untuk menahan diri dari melakukan operasi militer di Laut Hitam.

"Setiap masalah yang muncul di kawasan bisa diselesaikan sendiri oleh negara-negara pesisir (Laut Hitam) tanpa memaksakan bantuan dari luar," kata Kedutaan Besar Rusia untuk AS di Twitter, Rabu (23/6), seperti dikutip TASS.

"Skala dan sifat agresif latihan militer SeaBreeze sama sekali tidak sesuai dengan kebutuhan keamanan nyata di wilayah Laut Hitam," ujar Kedutaan Besar Rusia untuk AS.

Kedutaan Besar Rusia untuk AS menambahkan, latihan militer tersebut meningkatkan risiko insiden yang tidak diinginkan dan menginspirasi ambisi militeristik di Kiev (Ukraina).

Kedutaan Besar AS untuk Ukraina menyebutkan, latihan miter itu akan melibatkan 32 negara, termasuk Amerika Serikat. Sekitar 5.000 prajurit, 32 kapal perang, dan 40 pesawat tempur akan ambil bagian dalam SeaBreeze.

Selanjutnya: Amerika Serikat siapkan US$ 150 juta untuk perkuat militer Ukraina




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×