kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Para pekerja di China mulai masuk kantor setelah otoritas longgarkan pembatasan


Senin, 10 Februari 2020 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker wajah berjejer di luar sebuah apotek ketika negara itu dilanda wabah virus corona baru, di Beijing, Cina 4 Februari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Karyawan lainnya bermarga Chen mengatakan, perusahaan asuransi tempat dia bekerja melarang mereka menggunakan transportasi umum ke kantor. "Rumah saya berada di distrik Huairou yang jauh dari pusat kota, saya biasanya naik kereta bawah tanah, tapi pagi ini saya memilih naik taksi dengan ongkos 200 yuan," tuturnya.

Sementara itu, Provinsi Hubei, wilayah yang paling parah dilanda wabah virus corona, tetap berada dalam isolasi, dengan stasiun kereta api dan bandara ditutup termasuk jalan-jalan.

Baca Juga: Belum ada rencana evakuasi wisatawan China di Bali

Sejumlah pembatasan telah diterapkan bagi setiap orang yang masuk dan meninggalkan kompleks perusahaan di banyak kota di seluruh China dan sekolah-sekolah di banyak daerah akan ditutup sampai akhir Februari 2020 ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×