kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Partai oposisi terbesar ke PM Thailand: Mohon mundur dan segalanya akan berakhir baik


Senin, 26 Oktober 2020 / 14:00 WIB
Partai oposisi terbesar ke PM Thailand: Mohon mundur dan segalanya akan berakhir baik
ILUSTRASI. Partai oposisi terbesar Thailand pada Senin meminta Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha untuk mengundurkan diri. REUTERS/Jorge Silva


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melanggar tabu yang sudah lama ada, pengunjuk rasa juga menyerukan agar kekuasaan raja dikurangi, dengan mengatakan monarki telah membantu memungkinkan dominasi militer selama beberapa dekade. Istana tidak memberikan komentar sejak dimulainya aksi protes.

Para pengunjuk rasa akan berbaris ke kedutaan Jerman pada pukul 5 sore dan telah mengatakan mereka akan mengajukan petisi ke Berlin untuk menyelidiki penggunaan kekuasaan raja saat berada di negara Eropa, di mana dia menghabiskan sebagian besar waktunya.

Baca Juga: Thailand kembali menyambut kedatangan turis asing saat protes di Bangkok memanas

Pemerintah Jerman mengatakan merupakan hal yang tidak dapat diterima untuk melakukan politik dari sana.

Selanjutnya: Jadi bumerang, Thailand cabut larangan unjuk rasa




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×