kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   0,00   0,00%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Pasar Tenaga Kerja Australia Bergerak Mendatar hingga November 2025


Rabu, 14 Januari 2026 / 08:39 WIB
Pasar Tenaga Kerja Australia Bergerak Mendatar hingga November 2025
ILUSTRASI. Sydney Opera House, Australia (KONTAN/Syamsul Ashar)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Jumlah lowongan kerja di Australia cenderung stabil dalam tiga bulan hingga November 2025.

Penurunan lowongan di sektor swasta hampir sepenuhnya tertutupi oleh peningkatan perekrutan di sektor publik, menandakan pasar tenaga kerja Negeri Kanguru bergerak mendatar.

Data Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS) yang dirilis Rabu (14/1/2026) menunjukkan jumlah lowongan kerja turun tipis 0,2% pada kuartal hingga November, setelah sebelumnya merosot 2,7% pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga: Pentagon Investasikan US$1 Miliar ke Bisnis Motor Roket L3Harris

Secara tahunan, jumlah lowongan kerja tercatat turun 5,2% menjadi 326.700 posisi. Meski demikian, angka tersebut masih sekitar 44% lebih tinggi dibandingkan level sebelum pandemi Covid-19.

ABS mencatat lowongan kerja di sektor swasta turun 0,5%, sementara sektor publik justru mengalami kenaikan 1,8%.

Dari 18 sektor industri yang dipantau, tujuh sektor mencatatkan penurunan lowongan, dengan sektor pendidikan dan pelatihan menjadi penyumbang penurunan terbesar.

Sebaliknya, sektor perdagangan grosir (wholesale trade) mencatatkan peningkatan lowongan kerja.

Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan lapangan kerja di Australia memang melambat cukup signifikan.

Baca Juga: Dolar AS Pulih Usai Data Inflasi Sesuai Ekspektasi, The Fed Bakal Tahan Suku Bunga?

Namun, tingkat pengangguran tetap bertahan di level rendah secara historis, yakni sekitar 4,3%.

Kondisi ini membuat para pembuat kebijakan menilai pasar tenaga kerja Australia masih relatif ketat dibandingkan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja penuh (full employment), meskipun momentum pertumbuhan mulai melemah.


Tag


TERBARU

[X]
×