kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pasca serangan drone, bursa Arab Saudi dan Teluk ikut 'terbakar'


Minggu, 15 September 2019 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Bursa Saham Saudi


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Sentimen negatif berasal dari adanya aksi serangan kemarin terhadap fasilitas Aramco. Tetapi ini bersifat sementara dan pasar akan meningkat menjelang penutupan,” kata seorang trader di Riyadh, yang meminta untuk tidak diidentifikasi.

Sejumlah saham perusahaan besar mencatatkan penurunan tajam. Sebut saja saham Saudi Basic Industries, perusahaan petrokimia terbesar kerajaan, turun 3,3%. Penurunan terjadi setelah perusahaan mengatakan telah mengurangi pasokan bahan baku sekitar 49% setelah serangan itu.

Perusahaan petrokimia lain seperti Yanbu National Petrochemicals Co dan Kayan juga mengumumkan pengurangan pasokan bahan baku yang signifikan.

Baca Juga: Fasilitas minyak Saudi Aramco terbakar setelah serangan drone

Serangan tersebut datang pada saat yang buruk bagi Arab Saudi, yang kini tengah  mempersiapkan pencatatan saham baru (IPO)  perusahaan raksasa minyak Saudi Aramco di bursa Tadawul di Riyadh akhir tahun ini.

Kendati demikian, Eurasia Group mengatakan, serangan tersebut sepertinya tidak akan mengubah rencana IPO Aramco yang telah lama ditunggu-tunggu. Di sisi lain, serangan itu diyakini tetap memengaruhi valuasi Saudi Aramco. 




TERBARU

[X]
×