kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pasukan Ukraina Kian Terdesak dalam Pertempuran Berdarah Jalanan di Sievierodonetsk


Rabu, 08 Juni 2022 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Tentara Ukraina menembakkan peluru dari Howitzer M777 di dekat garis depan, saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut, di Wilayah Donetsk, Ukraina, 6 Juni 2022. REUTERS/Stringer.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KYIV. Pasukan Ukraina berjuang untuk mempertahankan posisi mereka dalam pertempuran berdarah jalanan di kota garis depan timur Sievierodonetsk, ketika Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan situasinya sulit.

Pertempuran selama berhari-hari di kota industri muncul sebagai hal yang sangat penting, dengan Rusia memfokuskan kekuatan ofensifnya dan berharap mencapai salah satu tujuannya untuk sepenuhnya merebut wilayah Donbas.

"Kita harus mencapai deoccupation penuh dari seluruh wilayah kita," kata Zelenskyy melalui tautan video di sebuah acara yang digelar surat kabar Financial Times pada Selasa (7/6), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Rusia Siap Buka 2 Pelabuhan Ukraina untuk Ekspor Biji-bijian, tapi dengan Syarat

Ditanya tentang komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang penting untuk tidak "mempermalukan" Moskow, Zelenskyy mengatakan: "Kami tidak akan mempermalukan siapa pun, kami akan menanggapi dengan cara yang sama".

Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan, para pejuang Ukraina saat ini kesulitan untuk menangkis serangan Rusia di pusat Kota Sievierodonetsk.

Sievierodonetsk, Lysychansk, Popasna, tetap menjadi tempat yang paling sulit, Zelenskyy mengungkapkan.

Sementara Rusia mengeklaim, pasukannya telah maju. Reuters tidak bisa secara independen memverifikasi situasi di lapangan.

Sejak didorong mundur dari Kyiv dan Kharkiv, Rusia fokus pada wilayah Ukraina yang dikenal sebagai Donbas, terdiri dari Provinsi Luhansk dan Donetsk, dan paling dekat dengan perbatasan Rusia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×