kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Patriot kurang mumpuni, Rusia sebut Arab Saudi berpeluang beli rudal S-400


Sabtu, 20 Maret 2021 / 11:40 WIB


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

S-400 Triumf, NATO menyebutnya dengan nama SA-21 Growler, adalah salah satu sistem rudal anti-pesawat jarak jauh paling canggih Rusia yang mulai beroperasi pada 2007. 

Sistem pertahanan udara tersebut dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal jelajah dan balistik, termasuk misil jarak menengah. 

Tapi, S-400 Triumf juga dapat digunakan untuk tujuan dasar. Yakni, bisa menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian sampai 35 km.

Belakangan, serangan kelompok Houthi Yaman, yang mendapat dukungan Iran, terhadap target-target militer dan sipil di Arab Saudi semakin gencar. Houthi menggunakan rudal dan drone bersenjata untuk menyerang Kerajaan.

Selanjutnya: Rusia: Sistem rudal Pantsyr yang terbaik di dunia dalam memerangi drone




TERBARU

[X]
×