kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.011,21   -3,65   -0.36%
  • EMAS963.000 0,94%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.32%

Patut dicoba, ini 6 cara untuk mencapai kesuksesan dari Warren Buffet


Jumat, 13 November 2020 / 14:50 WIB
Patut dicoba, ini 6 cara untuk mencapai kesuksesan dari Warren Buffet


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Semua orang pasti ingin mendapat kesuksesan. Berbagai cara dilakukan agar bisa mendapatkan kesuksesan, salah satunya dengan mencontoh beberapa figur. 

Salah satu figur sukses yang banyak dicontoh masyarakat adalah Warren Buffett. Sebelum sesukses sekarang, Warren Buffett mengalami banyak hal. 

Warren Buffett tidak selalu berada di puncak, ada masa dimana ia merasakan kegagalan. Yang menjadi menarik bukan pada kegagalannya, tetapi cara Buffett bangkit dari kegagalan.

Hal tersebut tidak lepas dari prinsip-prinsip yang selalu Warren Buffett anut. Prinsip ini bisa Anda contoh terlebih saat sedang mengalami kesulitan. 

Berikut 6 saran Warren Buffet agar tetap sukses meskipun mengalami kesulitan. Daftar ini dihimpun dari CNBC, Inc. dan Motley Fool.

  • Tinggalkan kebiasaan lama

Jika ingin meraih kesuksesan, Anda perlu meninggalkan kebiasaan lama yang merugikan. Warren Buffett mengatakan, sikap yang buruk berawal dari kebiasaan-kebiasaan yang buruk juga.

Anda mungkin tidak sadar jika kebiasaan yang Anda lakukan sehari-hari bisa membentuk pola sikap Anda.

Jika Anda mulai sadar sikap Anda dampak negatif, coba cari akar masalahnya. Jika sikap Anda tersebut berasal dari kebiasaan, tinggalkan kebiasaan yang memicu sikap negatif tersebut.

Baca Juga: Inilah pedoman screen time anak dari WHO

  • Disiplin mengelola emosi

Hal yang paling penting dan cukup sukar untuk dilakukan adalah mengolah emosi. Dalam buku Getting There: A Book of Mentors, Warren Buffett mengatakan jika menjaga lisan saat emosi sedang tinggi adalah hal yang penting.

Warren Buffett menambahkan jika besar kemungkinan keputusan yang salah diambil saat emosi sedang tidak stabil. Buffett menyarankan agar Anda bisa mengetahui dan paham dengan tingkatan emosi Anda.

Luangkan waktu untuk mendalami diri sendiri dan cari solusi-solusi pengendalian emosi yang sesuai.

Cara ini bisa juga saat sedang bersosialisasi. Peka dan paham dengan pergerakan emosi orang terdekat dapat membuat Anda bijak dalam mengambil sikap.




TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×