kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

PBB: Invasi Rusia ke Ukraina adalah Pelanggaran Integritas Teritorial


Selasa, 26 April 2022 / 21:04 WIB
PBB: Invasi Rusia ke Ukraina adalah Pelanggaran Integritas Teritorial
ILUSTRASI. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB Antonio Guterres pada Senin (25/4) menyerukan perjanjian gencatan senjata "sesegera mungkin" antara Rusia dan Ukraina.

Seruan itu Guterres sampaikan selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow. Dia akan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin pada Selasa (26/4).

Guterres mengatakan, dia mengunjungi Moskow sebagai “pembawa pesan perdamaian” tetapi memperingatkan, ada sudut pandang yang bersaing atas serangan Rusia yang memperumit upaya untuk mengakhiri perang.

Baca Juga: Putin: Strategi Barat Pindah ke Teror, Menghancurkan Rusia dari Dalam

"Tujuan dan agenda saya sangat terkait dengan menyelamatkan nyawa dan mengurangi penderitaan," tegasnya kepada wartawan dalam konferensi pers bersama di Moskow, seperti dikutip Al Jazeera.

"Jelas ada dua posisi berbeda tentang apa yang terjadi di Ukraina. Menurut Rusia, apa yang terjadi adalah operasi militer khusus. Menurut PBB, invasi Rusia ke Ukraina adalah pelanggaran integritas teritorial," ungkap dia.

"Tetapi, keyakinan saya yang mendalam bahwa semakin cepat kita mengakhiri perang ini, semakin baik untuk rakyat Ukraina, untuk rakyat Rusia, dan mereka yang jauh di luar," tegas Guterres.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×