kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PBB: Pandemi adalah ujian nyata kerjasama internasional, dan kita gagal


Kamis, 24 September 2020 / 23:50 WIB
PBB: Pandemi adalah ujian nyata kerjasama internasional, dan kita gagal

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Umat ​​manusia telah gagal dalam tes pandemi virus corona baru, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, Kamis (24/9).

"Pandemi adalah ujian nyata kerja sama internasional, ujian yang pada dasarnya kita gagal," katanya seperti dikutip kantor berita TASS

"Pandemi Covid-19 adalah krisis besar itu sendiri, berlangsung dengan latar belakang ketegangan geopolitik yang tinggi dan ancaman global lainnya dengan cara yang tidak terduga dan berbahaya," ujar dia.

"Ini (virus corona) telah menewaskan hampir satu juta orang di seluruh dunia, menginfeksi lebih dari 30 juta, dan sebagian besar tetap di luar kendali," tambah Guterres.

Baca Juga: Rusia ke AS: Selamatkan nyawa orang Amerika, perangi Covid-19, bukan vaksin Rusia

Menurutnya, itu adalah akibat dari kurangnya kesiapan global, kerjasama, persatuan, dan solidaritas. "Covid-19 menyebarkan bayangan gelap ke seluruh dunia. Tapi, itu juga peringatan yang harus memacu kita untuk bertindak," tegasnya. 

"Kita tidak punya pilihan. Entah kita berkumpul di institusi global yang sesuai untuk tujuan, atau kita akan dihancurkan oleh perpecahan dan kekacauan," kata Guterres menekankan.

"Banyak negara di Dunia Selatan dibiarkan tergantung, tanpa sumber daya keuangan, dan praktis," ungkap dia. Selain itu, "Beberapa negara berpenghasilan menengah menghadapi beban utang yang berat, ketika mereka mencoba untuk menanggapi (pandemi)".

Selanjutnya: Sekjen PBB: Pandemi virus corona adalah penunggang kuda kiamat kelima

 



TERBARU

[X]
×