kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Pejabat AS dan Iran akan ke Wina untuk pembicaraan kesepakatan nuklir


Jumat, 02 April 2021 / 20:49 WIB
ILUSTRASI. Bendera Iran-AS. REUTERS/ Patrick T. Fallon TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - PARIS. Pejabat dari Teheran dan Washington akan melakukan perjalanan ke Wina minggu depan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan global, meskipun mereka tidak akan mengadakan pembicaraan langsung, kata para diplomat pada hari Jumat.

Bahkan tanpa pembicaraan tatap muka, yang telah dikesampingkan oleh Teheran, kehadiran Iran dan Amerika Serikat di ibu kota Austria akan menandai langkah maju dalam upaya untuk membawa kedua belah pihak kembali mematuhi perjanjian.

"Iran dan AS akan berada di kota yang sama, tetapi bukan ruangan yang sama," kata sumber diplomatik Eropa. Seorang diplomat Barat mengatakan pendekatan diplomasi ulang-alik akan diadopsi.

Baca Juga: AS beri arahan kepada Jepang dan Korea Selatan terkait aktivitas Korea Utara

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah menarik diri dari kesepakatan pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi AS terhadap Iran, mendorong Teheran untuk melanggar beberapa pembatasan nuklir pakta sebagai pembalasan.

UE, yang mengoordinasikan upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan, mengatakan bahwa peserta minggu depan di Wina akan berusaha untuk "mengidentifikasi dengan jelas langkah-langkah pencabutan sanksi dan implementasi nuklir," termasuk melalui pertemuan kelompok ahli yang relevan.

"Dalam konteks ini, koordinator juga akan mengintensifkan kontak terpisah di Wina dengan semua peserta JCPOA dan Amerika Serikat," tambahnya dalam sebuah pernyataan, mengacu pada akronim kesepakatan tersebut.

Selanjutnya: Bikin cemas, Korut disebut bersiap luncurkan kapal selam dengan kemampuan nuklir




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×