Pejabat AS klaim Iran di balik serangan pesawat tak berawak di pangkalan AS di Suriah

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:47 WIB Sumber: Al Jazeera
Pejabat AS klaim Iran di balik serangan pesawat tak berawak di pangkalan AS di Suriah

ILUSTRASI. Pasukan militer AS


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para pejabat Amerika Serikat percaya Iran berada di balik serangan pesawat tak berawak pekan lalu di sebuah pos militer di al-Tanf, Suriah selatan tempat pasukan Amerika bermarkas.

Para pejabat mengatakan Senin bahwa AS percaya bahwa Iran menyediakan sumber daya dan mendorong serangan itu, tetapi pesawat tak berawak itu tidak diluncurkan dari Iran, layanan berita The Associated Press melaporkan.

Drone itu milik Iran, dan Iran tampaknya telah memfasilitasi penggunaannya, kata para pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas rincian yang belum dipublikasikan.

Para pejabat mengatakan mereka yakin serangan itu melibatkan sebanyak lima pesawat tak berawak yang sarat dengan bahan peledak, dan mereka menghantam sisi garnisun al-Tanf AS dan sisi di mana pasukan oposisi Suriah berada.

Baca Juga: Serangan bom tewaskan 13 personel militer Suriah

Tidak ada laporan cedera atau kematian akibat serangan itu, tetapi serangan itu terjadi dalam periode meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Pemerintahan Biden pekan ini mengatakan upaya diplomatik internasional untuk membawa Iran kembali ke kesepakatan nuklir 2015 berada di "tempat kritis" dan kesabaran AS menipis.

Pasukan AS dan koalisi berbasis di al-Tanf untuk melatih pasukan Suriah dalam patroli untuk melawan militan Negara Islam. Pangkalan itu terletak di jalan yang berfungsi sebagai penghubung penting bagi pasukan yang didukung Iran dari Teheran ke Lebanon selatan dan Israel.

Juru bicara Pentagon John Kirby menolak memberikan rincian ketika ditanya tentang laporan tersebut selama konferensi pers Senin.

Kirby menyebutnya sebagai "serangan yang kompleks, terkoordinasi dan disengaja" dan mengatakan AS telah melihat yang serupa sebelumnya dari kelompok milisi Syiah yang didukung oleh Iran. Tapi dia tidak mau menjelaskan secara spesifik dan mengatakan dia tidak memiliki informasi terbaru tentang amunisi yang digunakan dalam serangan itu.

Kirby juga menolak untuk mengatakan apakah pasukan telah diperingatkan sebelumnya, atau apakah AS bermaksud untuk membuat tanggapan militer. "Perlindungan dan keamanan pasukan kami di luar negeri tetap menjadi perhatian utama menteri," kata Kirby.

Selanjutnya: Serangan drone militer AS tewaskan pemimpin senior al-Qaeda di Suriah

 

Editor: Handoyo .

Terbaru