kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.889   30,00   0,17%
  • IDX 6.219   91,53   1,49%
  • KOMPAS100 828   20,40   2,53%
  • LQ45 621   10,01   1,64%
  • ISSI 216   0,87   0,40%
  • IDX30 351   3,50   1,01%
  • IDXHIDIV20 429   2,88   0,68%
  • IDX80 94   1,46   1,57%
  • IDXV30 118   0,20   0,17%
  • IDXQ30 113   0,93   0,83%

Pembatasan waktu main game anak di China belum efektif mengatasi kecanduan


Senin, 11 Oktober 2021 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang bermain game online di komputer di sebuah kafe internet di Beijing, China, 31 Agustus 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

People's Daily secara khusus menyoroti pentingnya pengawasan orangtua karena banyak ditemukan kasus anak di bawah umur menggunakan identitas mereka untuk mendaftar game.

​3 Jam per minggu

Selama bertahun-tahun Pemerintah China telah menaruh kekhawatiran tentang kecanduan game dan internet. Di saat yang bersamaan, China sukses melahirkan pasar video game terbesar di dunia.

Pihak berwenang bahkan telah mendirikan klinik yang menggabungkan terapi dan latihan militer bagi mereka yang mengalami kondisi yang disebut "gaming disorders."

Pada awal Agustus lalu Pemerintah China memperkenalkan aturan yang membatasi jumlah waktu bermain game bagi anak di bawah usia 18 tahun.

Peraturan itu menyebutkan, anak-anak di bawah usia 18 tahun akan dibatasi satu jam main game online dari pukul 20:00 hingga 21:00 pada Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. 
 
Perusahaan game di China juga harus membatasi game online di luar jam tersebut. Dalam laporan Reuters, setiap perusahaan game di China juga harus menerapkan sistem verifikasi nama asli untuk memastikan aturan baru ditegakkan.

Selanjutnya: China minta perusahaan teknologi untuk membuka platform satu sama lain




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×