kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Pemberontak Suriah Serbu Aleppo, Bandara dan Jalan Ditutup


Sabtu, 30 November 2024 / 07:44 WIB
Pemberontak yang dipimpin oleh kelompok militan Islam Hayat Tahrir al-Sham mengendarai sepeda motor di al-Rashideen, provinsi Aleppo, Suriah, 29 November 2024. REUTERS/Mahmoud Hasano


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Oncu Keceli, pada Jumat menyatakan bahwa Turki berupaya menghindari ketidakstabilan yang lebih besar di kawasan itu dan memperingatkan bahwa serangan ini dapat merusak kesepakatan de-eskalasi.  

Serangan ini menjadi yang terbesar sejak Maret 2020, ketika Rusia dan Turki mencapai kesepakatan untuk meredakan konflik.  

Korban Sipil Berjatuhan dalam Pertempuran

Baca Juga: Korban Tewas Gempa Turki Mencapai 31.643 Orang, Lampaui Gempa 1939

Pada Jumat, televisi pemerintah Suriah membantah klaim pemberontak yang menyebut telah mencapai Aleppo, serta melaporkan bahwa Rusia memberikan dukungan udara kepada militer Suriah.  

Militer Suriah mengklaim telah berhasil melawan serangan pemberontak dan menimbulkan kerugian besar di wilayah pedesaan Aleppo dan Idlib.  

David Carden, Wakil Koordinator Kemanusiaan Regional PBB untuk Krisis Suriah, menyatakan, “Kami sangat prihatin dengan situasi di barat laut Suriah.” Ia menambahkan bahwa serangan selama tiga hari terakhir telah menyebabkan sedikitnya 27 warga sipil tewas, termasuk anak-anak berusia delapan tahun.  

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan bahwa empat warga sipil, termasuk dua mahasiswa, tewas pada Jumat akibat serangan pemberontak ke asrama mahasiswa di Aleppo. Tidak jelas apakah mereka termasuk dalam 27 korban tewas yang dilaporkan PBB.  

Baca Juga: Jadi Korban Gempa Turki, Suriah Minta Bantuan Israel Meski Bermusuhan

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Jumat menyatakan bahwa Moskow menganggap serangan pemberontak sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah. “Kami mendukung otoritas Suriah untuk memulihkan ketertiban konstitusional sesegera mungkin,” ujarnya.  




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×