kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Pemberontakan pihak oposisi bisa memukul ekspor minyak Venezuela


Rabu, 01 Mei 2019 / 10:10 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Gonjang-ganjing harga minyak dialami Venezuela yang sedang mengalami krisis politik. Mengutip Reuters, Rabu (1/5) harga minyak tercatat mengalami kenaikan usai harga minyak acuan Brent naik di atas US$ 73 per barel. Hal tersebut karena disebabkan pasar khawatir jika pemberontakan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro bisa memukul ekspor minyak mentah negara itu.

Harga minyak naik terbatas itu setelah pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido menyerukan dukungan militer untuk akhiri pemerintahan Presiden Maduro. Namun, harga minyak naik terbatas usai pemerintah menyatakan operasi perusahaan minyak milik negara PDVSA tidak terganggu dan pemimpin militer tetap setia.

"Kemungkinan Guaido akan mengendalikan situasi tidak sekuat yang dirasakan pagi ini. Jika Maduro bertahan, Anda akan melihat pasar tetap rendah," tutur Direktur Mizuho, Bob Yawger dalam keteranganya kepada Reuters, Rabu (1/5).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×