kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.185   32,00   0,18%
  • IDX 4.907   -189,77   -3,72%
  • KOMPAS100 629   -27,75   -4,22%
  • LQ45 498   -20,36   -3,93%
  • ISSI 164   -6,45   -3,79%
  • IDX30 280   -10,96   -3,76%
  • IDXHIDIV20 378   -13,82   -3,53%
  • IDX80 73   -3,14   -4,13%
  • IDXV30 105   -3,78   -3,47%
  • IDXQ30 94   -3,49   -3,58%

Pemberontakan pihak oposisi bisa memukul ekspor minyak Venezuela


Rabu, 01 Mei 2019 / 10:10 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Gonjang-ganjing harga minyak dialami Venezuela yang sedang mengalami krisis politik. Mengutip Reuters, Rabu (1/5) harga minyak tercatat mengalami kenaikan usai harga minyak acuan Brent naik di atas US$ 73 per barel. Hal tersebut karena disebabkan pasar khawatir jika pemberontakan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro bisa memukul ekspor minyak mentah negara itu.

Harga minyak naik terbatas itu setelah pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido menyerukan dukungan militer untuk akhiri pemerintahan Presiden Maduro. Namun, harga minyak naik terbatas usai pemerintah menyatakan operasi perusahaan minyak milik negara PDVSA tidak terganggu dan pemimpin militer tetap setia.

"Kemungkinan Guaido akan mengendalikan situasi tidak sekuat yang dirasakan pagi ini. Jika Maduro bertahan, Anda akan melihat pasar tetap rendah," tutur Direktur Mizuho, Bob Yawger dalam keteranganya kepada Reuters, Rabu (1/5).




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×