Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Pemilik kilang minyak Israel yang terkena serangan rudal Iran mengatakan pada hari Jumat (20/2/2026) bahwa infrastruktur penting rusak dalam serangan Kamis lalu, tetapi sebagian besar fasilitas produksi beroperasi dan sisanya sedang dihidupkan kembali.
Oil Refineries Ltd mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa telah terjadi serangan lokal di kompleksnya di Haifa, Israel utara, yang mengenai infrastruktur listrik yang memasok fasilitas layanan dan area terbuka yang berdekatan dengan gedung administrasi.
Baca Juga: Perang Israel–Iran Memanas, Serangan Balasan Picu Krisis Energi Dunia
Tidak ada korban luka atau jiwa, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada bursa saham Tel Aviv.
Infrastruktur penting tersebut dimiliki oleh pihak ketiga, kata perusahaan itu, dan diharapkan akan kembali beroperasi dalam beberapa hari.
Oil Refineries Ltd tidak menyebutkan identitas pihak ketiga tersebut, berapa banyak fasilitas produksi yang beroperasi, atau kapan fasilitas produksi tersebut diharapkan kembali beroperasi penuh.
Menteri Energi Israel Eli Cohen mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan Iran menghantam Oil Refineries, menyebabkan kerusakan pada jaringan listrik tetapi tidak signifikan.
Serangan tersebut menyebabkan pemadaman listrik sementara di beberapa bagian negara.
Baca Juga: China Perketat Ekspor Pupuk, Siap-Siap Ada Kelangkaan













