kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemimpin Hezbollah bantah pihaknya terlibat dalam ledakan di Lebanon


Minggu, 09 Agustus 2020 / 05:58 WIB
Pemimpin Hezbollah bantah pihaknya terlibat dalam ledakan di Lebanon
ILUSTRASI. A general view shows the damage at the site of Tuesday's blast in Beirut's port area, Lebanon August 5, 2020. REUTERS/Mohamed Azakir TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Mengenai ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut, para pihak berwenang mengatakan, adanya kebakaran di pelabuhan memicu meledaknya 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan selama 6-7 tahun di gudang.

Para warga Lebanon, kelompok advokasi, dan para kepala negara asing telah menyerukan penyelidikan internasional atas ledakan itu, guna memastikan ketidakberpihakan.

Baca Juga: Indonesia dihantui resesi, simak saran Warren Buffett soal investasi di masa sulit

Namun, Aoun menolak inisiatif tersebut. Ketika ditanya jurnalis dalam wawancara di televisi, apakah menurutnya penyelidikan internasional akan mengaburkan kebenaran, presiden menjawab "tentu saja".

Beberapa saat kemudian di akun Twitter-nya, Aoun menjelaskan pandangannya lebih lanjut. "Tujuan di balik seruan untuk penyelidikan internasional atas masalah pelabuhan adalah untuk mengaburkan kebenaran," ucapnya. (Shintaloka Pradita Sicca)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon"


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×