kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pemimpin Hezbollah bantah pihaknya terlibat dalam ledakan di Lebanon


Minggu, 09 Agustus 2020 / 05:58 WIB
ILUSTRASI. A general view shows the damage at the site of Tuesday's blast in Beirut's port area, Lebanon August 5, 2020. REUTERS/Mohamed Azakir TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Mengenai ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut, para pihak berwenang mengatakan, adanya kebakaran di pelabuhan memicu meledaknya 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan selama 6-7 tahun di gudang.

Para warga Lebanon, kelompok advokasi, dan para kepala negara asing telah menyerukan penyelidikan internasional atas ledakan itu, guna memastikan ketidakberpihakan.

Baca Juga: Indonesia dihantui resesi, simak saran Warren Buffett soal investasi di masa sulit

Namun, Aoun menolak inisiatif tersebut. Ketika ditanya jurnalis dalam wawancara di televisi, apakah menurutnya penyelidikan internasional akan mengaburkan kebenaran, presiden menjawab "tentu saja".

Beberapa saat kemudian di akun Twitter-nya, Aoun menjelaskan pandangannya lebih lanjut. "Tujuan di balik seruan untuk penyelidikan internasional atas masalah pelabuhan adalah untuk mengaburkan kebenaran," ucapnya. (Shintaloka Pradita Sicca)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon"




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×