kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.945   2,00   0,01%
  • IDX 7.535   -176,02   -2,28%
  • KOMPAS100 1.049   -27,27   -2,53%
  • LQ45 771   -16,34   -2,07%
  • ISSI 265   -7,32   -2,68%
  • IDX30 410   -8,76   -2,09%
  • IDXHIDIV20 507   -8,95   -1,74%
  • IDX80 118   -3,00   -2,47%
  • IDXV30 136   -2,57   -1,85%
  • IDXQ30 133   -2,47   -1,83%

Pendapatan Marvell Diproyeksikan Melonjak Berkat Boom AI, Saham Melonjak 15%


Jumat, 06 Maret 2026 / 08:45 WIB
Pendapatan Marvell Diproyeksikan Melonjak Berkat Boom AI, Saham Melonjak 15%


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Produsen chip asal Amerika Serikat (AS) Marvell Technology memproyeksikan pendapatan tahun fiskal 2028 melampaui estimasi Wall Street.

Proyeksi tersebut mencerminkan kuatnya permintaan terhadap chip khusus dan teknologi interkoneksi yang digunakan dalam pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI).

Optimisme ini langsung disambut pasar. Saham Marvell melonjak sekitar 15% dalam perdagangan setelah jam bursa pada Kamis (5/3/2026).

Meningkatnya penggunaan berbagai aplikasi AI mendorong kebutuhan chip khusus seperti application-specific integrated circuits (ASIC) buatan Marvell yang digunakan di pusat data canggih.

Baca Juga: Shell Teken Sejumlah Kesepakatan Minyak dan Gas dengan Venezuela

Selain itu, perusahaan juga memproduksi teknologi interkoneksi yang memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi antara prosesor, memori, dan server.

Permintaan tersebut juga didorong oleh belanja besar perusahaan teknologi global. Raksasa teknologi seperti Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta Platforms diperkirakan menggelontorkan setidaknya US$630 miliar pada tahun ini untuk membangun infrastruktur AI.

Presiden sekaligus Chief Operating Officer Marvell, Chris Koopmans mengatakan belanja besar tersebut mengalir ke bisnis pusat data perusahaan.

“Mereka masih tumbuh sangat pesat,” ujar Koopmans dalam wawancara.

Marvell memperkirakan pendapatan akan tumbuh hampir 40% hingga mendekati US$15 miliar pada tahun fiskal 2028. Angka ini jauh di atas estimasi analis yang memperkirakan pendapatan sekitar US$12,92 miliar.

Baca Juga: Bursa Australia Melemah ke Level Terendah Hampir Sebulan pada Jumat (6/3/2026)

Perusahaan juga menaikkan proyeksi pendapatan tahun fiskal 2027 menjadi lebih dari US$11 miliar, atau tumbuh lebih dari 30% secara tahunan. Sebelumnya, Marvell memperkirakan pendapatan sekitar US$10 miliar.

Untuk kuartal pertama, Marvell memperkirakan pendapatan sekitar US$2,40 miliar, plus minus 5%. Angka ini juga lebih tinggi dari estimasi analis sebesar US$2,27 miliar.

Perusahaan menyatakan proyeksi tersebut sudah memasukkan kontribusi dari akuisisi perusahaan teknologi AI Celestial AI dan XConn Technologies.

Pada tahun lalu, Marvell menjual bisnis automotive ethernet miliknya dan mengakuisisi Celestial AI senilai US$3,25 miliar.

Langkah ini memperkuat fokus perusahaan pada teknologi photonic fabrics, yaitu teknologi yang menggunakan cahaya alih-alih sinyal listrik untuk menghubungkan chip AI dan chip memori.

Marvell bersama pesaingnya Broadcom juga membantu perusahaan komputasi awan merancang chip khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pusat data mereka.

Baca Juga: Dolar AS Bersiap Catat Kenaikan Mingguan Terbesar dalam Setahun pada Jumat (6/3)

Bisnis ini berkembang pesat karena perusahaan hyperscaler mencari alternatif dari prosesor AI serbaguna milik Nvidia.

Saat ini, bisnis chip khusus menyumbang sekitar 10%–15% dari total pendapatan Marvell, dan perusahaan memperkirakan kontribusinya akan terus meningkat.

Untuk kuartal keempat, Marvell melaporkan pendapatan sebesar US$2,22 miliar, naik 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan sedikit melampaui estimasi analis sebesar US$2,21 miliar.

Laba per saham yang disesuaikan tercatat 80 sen, juga mengungguli perkiraan pasar sebesar 79 sen.

Sementara itu, pendapatan dari segmen pusat data yang merupakan bisnis terbesar Marvell naik 21% menjadi US$1,65 miliar, sedikit di atas estimasi analis sebesar US$1,64 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×