kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Peneliti Harvard sebut virus corona bisa menyebar hingga dua tahun ke depan


Rabu, 15 April 2020 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis dengan alat pelindung diri beristirahat selama pemimdahan pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19) dari Starsbourg, Prancis menuju Jerman dan Swiss, Senin (30/3/2020). Peneliti Harvard sebut virus corona bisa menyebar hingga tahun 2024


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Mengingat ketidakpastian tersebut, para peneliti memodelkan berbagai perkiraan kekebalan, dari berapa banyak infeksi berkurang pada bulan-bulan yang bersuhu panas dan jarak sosial untuk memprediksi penyebaran virus corona di masa depan.

Di bawah semua simulasi, termasuk isolasi sosial satu kali dan isolasi intermiten, infeksi akan melonjak ketika pembatasan dicabut.

Baca Juga: Singapura wajibkan semua orang memakai masker, dendanya mencapai belasan juta rupiah

Skenario kasus terburuk adalah pelonggaran jarak sosial tanpa kontrol. Hal ini akan melepaskan gelombang besar penyakit di musim dingin.

Kondisi ini akan mengulang pandemi flu 1918 yang menginfeksi seperempat populasi dunia dan membunuh sebanyak 100 juta orang.




TERBARU

[X]
×