Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – MOSKOW. Pengadilan di Rusia membekukan aset milik miliarder Vadim Moshkovich, pendiri perusahaan agribisnis terkemuka Rusagro. Langkah ini diambil seiring tuduhan penggelapan dana yang menjerat Moshkovich, sebagaimana dilaporkan kantor berita Interfax pada Senin (4/5/2026).
Mengutip sumber yang mengetahui putusan tersebut, Interfax menyebutkan bahwa keputusan pengadilan mencakup seluruh saham Rusagro yang dimiliki oleh Moshkovich.
"Penyitaan sebagai langkah perlindungan telah diberlakukan terhadap aset bergerak dan tidak bergerak milik Moshkovich, serta terhadap 100% saham di beberapa perusahaan, termasuk Rusagro," ujar sumber tersebut.
Sebelumnya, jaksa telah mengajukan permintaan kepada pengadilan untuk menyita aset-aset Moshkovich sebagai bagian dari proses hukum yang berjalan.
Baca Juga: Bandara Dubai Pulih, Trafik Penerbangan Kembali Normal Pasca Konflik Timur Tengah
Moshkovich, yang pernah menjabat sebagai anggota majelis tinggi parlemen Rusia pada periode 2006 hingga 2014, ditangkap pada Maret 2025. Ia didakwa melakukan penggelapan dana sebesar 30 miliar rubel atau sekitar US$ 400 juta. Namun, ia membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan tidak bersalah.
Dalam struktur kepemilikan, Moshkovich sebelumnya menguasai sekitar 57% saham Rusagro. Namun, porsi kepemilikannya dilaporkan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai perusahaan agribisnis terbesar yang tercatat di bursa di Rusia, Rusagro merupakan produsen utama gula, daging babi, serta produk minyak dan lemak. Meski pendirinya menghadapi proses hukum, perusahaan menyatakan bahwa operasional bisnis tetap berjalan normal.













