kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengawas nuklir PBB: Ada indikasi pekerjaan plutonium di Korea Utara


Selasa, 08 Juni 2021 / 05:40 WIB
ILUSTRASI. PBB melihat adanya indikasi tentang kemungkinan pekerjaan pemrosesan ulang untuk memisahkan plutonium dari bahan bakar reaktor bekas yang dapat digunakan dalam senjata nuklir di Korea Utara.  REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tidak ada indikasi dalam tiga bulan terakhir operasi di reaktor 5 megawatt utama Korea Utara di Yongbyon yang secara luas diyakini telah memproduksi plutonium untuk senjata. IAEA sebelumnya mengatakan, reaktor tersebut mungkin telah ditutup sejak Desember 2018.

Selain itu, tambahnya, tidak ada juga indikasi bahwa fasilitas Yongbyon yang dianggap sebagai pabrik pengayaan telah beroperasi. Namun, pekerjaan konstruksi internal di reaktor air ringan eksperimental di sana tampaknya terus berlanjut.

Grossi menambahkan, terdapat "indikasi aktivitas yang sedang berlangsung" di sebuah fasilitas di luar Pyongyang yang disebut Kangson, yang telah menarik perhatian sebagai situs pengayaan potensial.

Selanjutnya: Korea Utara kecam pencabutan semua pembatasan rudal Korea Selatan oleh AS




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×