CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,00   11,88   1.18%
  • EMAS971.000 -0,31%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penjualan Mobil China Tahun 2021 Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2017


Kamis, 13 Januari 2022 / 10:51 WIB
Penjualan Mobil China Tahun 2021 Naik untuk Pertama Kalinya Sejak 2017
ILUSTRASI. Penjualan mobil di China. REUTERS/Aly Song


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Penjualan mobil China sepanjang 2021 tumbuh untuk pertama kalinya sejak 2017. Capaian tersebut sebagian didorong oleh lonjakan penjualan kendaraan energi baru (NEVs) sebesar 1,5 kali lipat.

Berdasarkan data dari Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM), penjualan keseluruhan di pasar mobil terbesar di dunia itu naik 3,8% yoy. 

Di bulan Desember, penjualan bulanan mencapai sebesar 2,79 juta kendaraan sehingga total penjualan untuk 2021 menjadi 26,28 juta.

Namun, penjualan mobil China pada bulan Desember turun 1,6% dari periode tahun lalu, menandai penurunan delapan bulan berturut-turut.

Tetapi penjualan NEV menjadi titik terang, termasuk kendaraan listrik bertenaga baterai, hibrida bensin-listrik plug-in dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen, yang mengalami pertumbuhan 157,5% menjadi 3,52 juta unit pada tahun 2021.

Pada Desember saja, 531.000 NEV terjual, mewakili lonjakan 114% tahun-ke-tahun. China dalam beberapa tahun terakhir sangat mempromosikan NEV sebagai bagian dari upayanya untuk mengekang polusi udara.

Baca Juga: Bagian dari Rencana Divestasi Aset di AS, Exxon Tawarkan Aset Shale Gas di Ohio

“Produksi dan penjualan diperkirakan akan lebih baik pada tahun 2022 dibandingkan tahun lalu dengan prospek bahwa masalah seperti kekurangan chip dan harga bahan baku yang tinggi mereda,” kata CAAM dikutip dari Reuters, Kamis (13/1).

Bulan lalu, CAAM mengatakan mereka memperkirakan penjualan mobil naik 5,4% menjadi 27,5 juta tahun ini, dan untuk penjualan NEV tumbuh 47% menjadi lima juta.

Sementara pasar EV China melihat pertumbuhan yang sangat kuat, sebagian besar pembuat mobil asing telah tertinggal dalam merancang mobil pintar yang menarik. Tesla adalah satu-satunya merek asing di antara sepuluh besar.

Data dari asosiasi mobil China lainnya menunjukkan bahwa pembuat kendaraan listrik AS Tesla Inc menjual rekor 70.847 kendaraan buatan China pada Desember.

Volkswagen mengatakan gagal mencapai tujuannya untuk menjual 80.000 hingga 100.000 unit dari seri listrik baterai ID-nya tahun lalu, setelah menjual 70.625 kendaraan, tetapi kemungkinan akan menggandakan penjualan tahun ini.

Sekadar informasi, pasar mobil China mulai menyusut pada 2018 di bawah tekanan dari penghentian bertahap beberapa pemotongan pajak, perang dagang antara Washington dan Beijing, dan di tengah dampak pandemi COVID-19.

Pasar telah mulai bangkit kembali pada pertengahan 2020, namun tertahan oleh kekurangan semikonduktor global, yang digunakan dalam segala hal mulai dari sensor rem hingga power steering hingga sistem hiburan. 
Oleh karenanya, produsen mobil di seluruh dunia memotong atau menangguhkan produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×