kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Perang dagang mereda kian nyata, China siap membuat kemajuan dengan AS


Kamis, 26 September 2019 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Seorang anak menggunakan kaus AS memegang bendera China di lapangan Tiananmen


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Rabu (25/9), Badan Kepabeanan China melaporkan, impor kedelai China dari AS pada Agustus tahun ini melonjak enam kali lipat dibanding periode sama tahun lalu. Tiongkok, pembeli kedelai terbesar dunia, mendatangkan 1,68 juta ton komoditas itu dari AS.

Angka tersebut melejit 633% ketimbang setahun lalu yang hanya 265.377 ton. Dan, naik 84% dari bulan sebelumnya sebanyak 911.888 ton.

Baca Juga: Berefek buruk, Trump pertanyakan keputusan AS yang minta China menunda kunjungan

Impor kedelai dari AS merosot di paruh kedua 2018, setelah negeri tembok raksasa mengenakan tarif 25% terhadap produk negeri uak Sam termasuk kedelai Juli tahun lalu.

Tapi, perusahaan-perusahaan China melanjutkan pembelian sekitar 14 juta ton kedelai dari petani AS mulai Desember 2018 selama gencatan senjata sementara. Pembelian tersebut mereda pasca perang dagang antara Beijing dan Washington meningkat.

Cuma, setelah ketegangan perdagangan kembali melunak, perusahaan China melakukan dua pembelian besar kedelai bulan ini, menjelang pembicaraan tingkat tinggi pada bulan depan.




TERBARU

[X]
×