kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.016   -33,00   -0,19%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Perang kata-kata memanas, China bilang larangan nanas Taiwan tak terkait politik


Selasa, 02 Maret 2021 / 07:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Beberapa waktu terakhir, perang kata-kata antara China dan Taiwan semakin meningkat. Hal itu kian menambah ketegangan yang ada antar kedua negara.

Reuters memberitakan, pada Senin (1/3/2021), China membantah tuduhan Taiwan bahwa larangan nanas dari pulau itu terkait dengan politik. Beijing menegaskan larangan tersebut murni masalah keamanan hayati. 

China mengumumkan larangan nanas Taiwan itu pada pekan lalu, dengan alasan terdapat "makhluk berbahaya" yang ada di dalam buah sehingga mengancam pertanian China sendiri.

Sementara, Taiwan mengatakan tidak ada yang salah dengan buah nanasnya. Negara kota itu lantas menuding Beijing menggunakan buah itu sebagai cara lain untuk melakukan pemaksaan kepada Taiwan.

Baca Juga: China siapkan latihan militer sebulan penuh di Laut China Selatan

Kantor Urusan Taiwan di China mengatakan keputusan itu "sangat rasional dan perlu" dan bea cukai memiliki tanggung jawab untuk mencegah penyakit yang dibawa oleh tanaman dalam memasuki negara itu.

"Otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) dengan sengaja salah mengartikan dan dengan jahat menafsirkan masalah teknis, mengambil kesempatan untuk menyerang dan mendiskreditkan China daratan," katanya, merujuk pada partai yang berkuasa di Taiwan.

Baca Juga: Aksi Beijing semakin picu kekhawatiran perang besar dengan Taiwan bakal pecah!




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×