kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Perbankan Hong Kong mengeluarkan sinyal merah menyala


Jumat, 16 Agustus 2019 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. HSBC


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam hasil risetnya, Citigroup Inc cukup berhati-hati atas bank-bank Hong Kong. Citigroup bilang, melemahnya yuan dapat menyebabkan penurunan drastis atas kredit ke klien China sehingga memukul kualitas aset. "Kami melihat risiko yang cukup besar terhadap pendapatan perbankan Hong Kong," jelas tim analis Citigroup, termasuk Yafei Tian seperti yang dikutip dari The Star Online.

Tidak hanya itu, Citi juga memangkas peringkat BOC Hong Kong menjadi netral. Mereka juga bilang, terjadi penurunan pendapatan per saham dengan kisaran 20% hingga 60% di sektor perbankan.

Baca Juga: Situasi di Hong Kong semakin memburuk, China tak akan duduk dan menonton

Sebelumnya, Menteri Keuangan Hong Kong mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Hong Kong sulit tumbuh pada tahun ini. Dia lantas memangkas prediksi Produk Domestik Bruto (PDB) Hong Kong menjadi 0%-1% dari sebelumnya 2%-3%. Chan juga mengumumkan kebijakan fiskal baru yakni penggelontoran stimulus dengan nilai mencapai lebih dari US$ 2 miliar.




TERBARU

[X]
×