kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Perdana Menteri baru Malaysia menunda sidang parlemen selama dua bulan


Rabu, 04 Maret 2020 / 12:00 WIB
Malaysia's Prime Minister Designate and former interior minister Muhyiddin Yassin waves to reporters before his inauguration as the 8th prime minister, outside his residence in Kuala Lumpur, Malaysia, March 1, 2020. REUTERS/Lim Huey Teng TPX IMAGES OF THE


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Muhyiddin, mantan menteri dalam negeri di Kabinet Mahathir menggandeng Partai UMNO, yang kehilangan kekuasaan federal dalam pemilihan 2018, dan partai Islam PAS untuk membentuk koalisi baru.

Perubahan politik itu terjadi setelah pengunduran diri Mahathir, yang kemudian mencoba membentuk pemerintah persatuan nasional yang akan memberikannya kekuasaan lebih besar tetapi mendapat sedikit dukungan dari politisi.

Baca Juga: Mengenal Muhyiddin Yassin, perdana menteri Malaysia yang bikin Mahathir sakit hati

Mahathir kembali bermitra dengan saingan lamanya Anwar Ibrahim untuk menghentikan Muhyiddin, tetapi keputusan raja untuk menunjuk yang terakhir mengakhiri upaya tersebut.




TERBARU

[X]
×