Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Timnas Senegal bertekad melupakan performa kurang meyakinkan di fase grup dan fokus menghadapi Belgia pada babak 32 besar Piala Dunia, Rabu (1/7/2026).
Pelatih Senegal Pape Bouna Thiaw menegaskan timnya kini memasuki "kompetisi yang baru" sehingga hasil di fase grup tidak lagi menjadi acuan.
Senegal lolos ke fase gugur dengan perjuangan berat. Mereka kalah dalam dua laga awal setelah kebobolan enam gol saat menghadapi Prancis dan Norwegia.
Baca Juga: Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun di Fase Gugur Piala Dunia, Taklukkan Ekuador 2-0
Namun, kemenangan telak 5-0 atas Irak pada pertandingan terakhir mengantarkan Senegal melaju sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, unggul selisih gol atas Iran.
"Kami harus memenangkan pertandingan melawan Irak dan sekarang kami sudah lolos. Ini adalah kompetisi baru yang dimulai dan kami bertekad memenangkan pertandingan ini," ujar Thiaw kepada wartawan.
Menurutnya, fase gugur memberikan peluang yang sama bagi setiap tim, terlepas dari posisi mereka di babak penyisihan grup.
"Besok dimulai kompetisi yang berbeda. Bukan berarti tim yang finis sebagai juara grup tidak bisa tersingkir," kata Thiaw, merujuk pada tersingkirnya Belanda melalui adu penalti dari Maroko di babak sebelumnya.
Baca Juga: Haaland Ukir Rekor Gol Bersejarah: Lampaui Messi, Ronaldo, dan Mbappe Sekaligus
Meski tampil kurang konsisten di fase grup, Thiaw menilai kekalahan dari Prancis dan Norwegia lebih banyak disebabkan kesalahan individu, bukan karena kelemahan mendasar dalam permainan tim.
Saat menghadapi Prancis, Senegal sempat menciptakan sejumlah peluang sebelum akhirnya kalah 1-3.
Sementara saat menghadapi Norwegia, mereka kembali melakukan sejumlah kesalahan yang berujung kekalahan tipis 2-3.
"Gol-gol yang kami kebobolan banyak dipengaruhi kesalahan individu. Saat menghadapi tim seperti Prancis dan Norwegia, Anda tidak boleh melakukan kesalahan seperti itu," ujarnya.
Senegal dipastikan tidak akan diperkuat penjaga gawang utama Edouard Mendy yang masih dibekap cedera.
Baca Juga: Australia Siapkan Aturan Baru Buat Deloitte hingga PwC, Opsi Pemisahan Bisnis Menguat
Kiper yang mengalami cedera saat menghadapi Norwegia itu sempat kembali ke klubnya di Arab Saudi, Al Ahli, untuk menjalani pemulihan.
Posisinya saat melawan Irak digantikan oleh Mory Diaw.
Thiaw mengatakan, Mendy akan kembali bergabung bersama skuad Senegal menjelang pertandingan melawan Belgia, meski kondisinya belum memungkinkan untuk bermain.
"Edouard Mendy kembali ke klubnya dan akan bergabung lagi dengan kami malam ini. Dia akan bersama kami besok meski belum cukup bugar untuk bermain. Kami senang dia kembali dan berharap bisa mendampingi tim hingga akhir turnamen," katanya.
Di sisi lain, pelatih Belgia Rudi Garcia sebelumnya menyebut Senegal sebagai tim peringkat ketiga terbaik yang berhasil lolos ke babak gugur.
Penilaian tersebut menunjukkan Belgia tetap mewaspadai potensi kejutan dari wakil Afrika tersebut meski Senegal tampil kurang meyakinkan pada fase grup.














