kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Perdana menteri Irak berkomitmen melindungi misi diplomatik di negaranya


Senin, 27 Januari 2020 / 13:44 WIB
Perdana menteri Irak berkomitmen melindungi misi diplomatik di negaranya
ILUSTRASI. Adil Abdul Mahdi. REUTERS/Khalid al-Mousily/File Photo

Sumber: CNN | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga roket menghantam kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad pada hari Minggu (26/1) waktu setempat, menyebabkan satu orang terluka. Peristiwa tersebut dikatakan oleh seorang pejabat AS kepada CNN.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Minggu malam bahwa mereka mengetahui laporan pendaratan roket di Zona Internasional, tetapi tidak membahas kedutaan besar AS itu sendiri. 

Baca Juga: AS: Tawaran hadiah uang dari Iran untuk membunuh Trump, itu konyol

Departemen Luar Negeri tidak menanggapi pertanyaan apakah ada karyawan kedutaan yang terluka. "Kami menyerukan Pemerintah Irak untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi fasilitas diplomatik kami," kata juru bicara itu.

Departemen Luar Negeri tidak secara langsung menyalahkan Teheran atas serangan roket di ibukota Irak, tetapi pernyataan juru bicara itu merujuk pada ancaman Iran di wilayah tersebut dan serangan-serangan sebelumnya oleh milisi yang didukung Iran pada kepentingan AS. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu.

"Situasi keamanan tetap tegang dan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran tetap menjadi ancaman. Jadi, kami tetap waspada," kata juru bicara itu. 


Tag


TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×