kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dikabarkan akan umumkan keadaan darurat


Senin, 06 April 2020 / 11:35 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dikabarkan akan umumkan keadaan darurat.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Juru Bicara Pemerintah Jepang, Yoshihide Suga mengatakan pada hari Senin bahwa keputusan belum dibuat.  Deklarasi suatu keadaan darurat akan memberi kewenangan hukum kepada para gubernur untuk meminta setiap orang menutup rumah dan bisnis mereka.

Pemerintah Jepang kemungkinan akan menunjuk area metropolitan Tokyo yang lebih besar untuk keadaan darurat dan mungkin juga prefektur Osaka dan Hyoga di Jepang Barat.

Baca Juga: Pengamat: Penggunaan second line of defense oleh BI harus lihat waktu yang tepat

Lebih dari 3.500 orang dinyatakan positif corona dan 85 orang meninggal di Jepang karena penyakit Covid-19.

Gubernur Tokyo dan gubernur di kota lain sebelumnya meminta warga untuk tinggal di rumah pada akhir pekan, menghindari keramaian dan acara malam hari, dan bekerja dari rumah. Seruan itu dinilai masih kurang kuat tanpa pengumuman darurat dari perdana menteri Jepang.

Membatasi gerakan dan bisnis di bawah keadaan darurat akan memberikan pukulan berat bagi ekonomi yang sudah berjuang untuk menghindari resesi. Pemerintah sedang menyiapkan paket stimulus ratusan miliar dolar yang akan diluncurkan minggu ini.




TERBARU

[X]
×