kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk, mundur


Kamis, 24 Juli 2014 / 22:58 WIB
ILUSTRASI. Ekonom menilai peluang pemerintah untuk mencapai target penerimaan cukai Rp 245,4 triliun pada tahun ini cukup besar.ANTARA FOTO/Irfan Anshori/foc.


Sumber: Reuters | Editor: Uji Agung Santosa

KIEV. Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (24/7). Seperti dilaporkan pengunduran diri ini bukan disebabkan karena insiden jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina. 

Pengunduran diri Arseniy Yatsenyuk lebih disebabkan karena makin lemahnya kekuasaannya setelah koalisi pemerintahan yang dipimpinnya pecah. "Saya mengumumkan pengunduran diri saya sehubungan dengan runtuhnya koalisi dan pemblokiran inisiatif pemerintah," katanya, seperti dikutip Reuters. 

Tekanan kepada Arseniy Yatsenyuk datang setelah parlemen negeri tersebut gagal menyetujui undang-undang anggaran yang bertujuan untuk meningkatkan pengeluaran militer di negara dengan penduduk 45 juta orang yang terus dilanda perang tersebut. Mulai berkuasa pada Februari 2014, dalam beberapa hari terakhir partai nasionalis Svoboda dan gerakan UDAR yang dipimpin mantan petinju terkenal Vladimir Klitscho menarik diri dari kelompok legislator yang membawa Yasenyuk berkuasa.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×