kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Peringatan terbaru WHO: Risiko global terkait varian Omicron sangat tinggi


Senin, 29 November 2021 / 15:56 WIB
Peringatan terbaru WHO: Risiko global terkait varian Omicron sangat tinggi
ILUSTRASI. Peringatan terbaru WHO: Risiko global terkait varian Omicron sangat tinggi. REUTERS/Denis Balibouse.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Varian Omicron kemungkinan akan menyebar secara internasional, menimbulkan risiko global "sangat tinggi" di mana lonjakan Covid-19 bisa memiliki "konsekuensi parah" di beberapa daerah, WHO mengatakan pada Senin (29/11).

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, dalam saran teknis untuk 194 negara anggotanya, mendesak mereka untuk mempercepat vaksinasi kelompok prioritas tinggi dan untuk "memastikan rencana mitigasi ada" untuk mempertahankan layanan kesehatan penting.

"Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya pada lintasan pandemi," kata WHO, seperti dikutip Reuters. 

Baca Juga: Dari WHO, ini 8 hal yang perlu Anda ketahui tentang varian Omicron

"Risiko global secara keseluruhan terkait dengan varian baru yang menjadi perhatian Omicron dinilai sangat tinggi," sebut WHO.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami potensi varian Omicron untuk lolos dari perlindungan terhadap kekebalan yang disebabkan oleh vaksin dan infeksi sebelumnya. 

WHO menambahkan, lebih banyak data akan keluar dalam beberapa minggu mendatang. "Kasus dan infeksi Covid-19 diperkirakan terjadi pada orang yang divaksinasi, meskipun dalam proporsi yang kecil dan bisa diprediksi," tambahnya.




TERBARU

[X]
×