kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.695   109,00   0,62%
  • IDX 6.445   -278,49   -4,14%
  • KOMPAS100 855   -38,45   -4,30%
  • LQ45 636   -21,55   -3,28%
  • ISSI 233   -10,08   -4,15%
  • IDX30 361   -10,30   -2,78%
  • IDXHIDIV20 446   -9,47   -2,08%
  • IDX80 98   -3,93   -3,86%
  • IDXV30 127   -3,02   -2,33%
  • IDXQ30 116   -2,78   -2,33%

Perkiraan Idul Fitri 2026 di Arab Saudi Menurut Para Astronom


Rabu, 18 Maret 2026 / 03:54 WIB
Perkiraan Idul Fitri 2026 di Arab Saudi Menurut Para Astronom
ILUSTRASI. Astronom perkirakan Idul Fitri di Arab Saudi jatuh pada 20 Maret 2026. Ini penjelasannya mengapa puasa bisa 30 hari penuh. (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berbeda dengan kalender Gregorian yang berbasis Matahari, kalender Islam sepenuhnya didasarkan pada siklus Bulan.

Setiap Bulan dimulai ketika Bulan sabit baru terlihat setelah Matahari tenggelam.

Karena Bulan lunar berlangsung selama 29 atau 30 hari, hari raya Islam bergeser lebih awal setiap tahun dalam kalender Gregorian.

Malam ketika Bulan terlihat dikenal dengan Chand Raat, waktu ketika keluarga berkumpul, pasar tetap buka hingga larut malam, dan persiapan untuk perayaan Idul Fitri dimulai.

Di seluruh Arab Saudi dan negara muslim lainnya, persiapan untuk Idul Fitri berbeda-beda sesuai dengan tradisinya.

Namun, pada umumnya, muslim akan membeli pakaian baru, manisan, dan hadiah.

Sementara masjid-masjid bersiap untuk melakukan shalat id yang dilaksanakan pada pagi hari di hari pertama bulan Syawal.

Momen Idul Fitri juga menandai berakhirnya bulan Ramadhan dan menjadi salah satu perayaan terpenting bagi umat Islam.

Pada hari itu, seluruh umat Islam akan mengawali hari dengan shalat berjamaah di masjid.

Tonton: Israel Resmi Serbu Lebanon! IDF Mulai Operasi Darat Lawan Hizbullah

Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan keluarga, makan bersama, dan melakukan amal kebajikan yang dikenal dengan zakat.

Zakat bertujuan untuk memastikan bahwa mereka yang kurang mampu tetap bisa ikut merayakan Hari Raya tersebut.

Saat ini, umat Muslim di seluruh Arab Saudi dan sekitarnya sekitarnya sedang menunggu Bulan sabit tipis muncul di langit malam.

Kemunculan Bulan tersebut akan menandai berakhirnya Ramadhan dan dimulainya 1 Syawal.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/03/17/193000665/kapan-idul-fitri-di-arab-saudi-2026-ini-perkiraan-para-astronom?page=all#page1




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×