kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.261   26,90   0,43%
  • KOMPAS100 822   3,46   0,42%
  • LQ45 626   2,55   0,41%
  • ISSI 217   0,81   0,38%
  • IDX30 352   1,90   0,54%
  • IDXHIDIV20 432   1,38   0,32%
  • IDX80 94   0,32   0,34%
  • IDXV30 119   0,48   0,40%
  • IDXQ30 112   0,30   0,27%

Permintaan Minyak Bumi OPEC Menurun


Rabu, 09 Juni 2010 / 20:42 WIB


Sumber: AP | Editor: Markus Sumartomjon

KAIRO. Meski Organisasi Negara Pengekspor Minyak atawa OPEC melihat pertumbuhan ekonomi dunia bakal lebih tinggi ketimbang perkiraan semula, bukan berarti permintaan emas hitam ini bakal bertambah.

Dalam laporan resmi OPEC bulan Juni ini, permintaan minyak bumi di semester kedua 2010 ini tidak akan naik. Meski OPEC memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia bakal melonjak jadi 3,8% atau lebih tinggi dari prediksi semula yang sebesar 3,5% di 2010 ini. Penyebabnya adalah krisis Yunani yang diperkiraan punya dampak luas. “Selain itu China juga sedang mengendalikan pertumbuhan ekonomi tinggi mereka serta masih banyaknya jumlah pengangguran di dunia,” demikian pernyataan resmi OPEC.

Menurut OPEC permintaan minyak bumi dari negara anggota OPEC saat ini mencapai 28,8 juta barel per hari. Itupun sudah berkurang 70.000 barel per hari ketimbang permintaan bulan Mei lalu. Alhasil, OPEC melihat sudah tidak ada ruang lagi bagi negara petro minyak ini untuk memompa produksi minyak mereka.

Sejak krisis Eropa menjalar, harga minyak bumi terus merambat turun. Awal Mei silam, harga minyak dunia sanggup bertengger di harga US$ 87 per barel. Tapi di awal Juni sudah anjlok di harga US$ 70 per barel.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×