kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.130   43,00   0,24%
  • IDX 5.949   25,02   0,42%
  • KOMPAS100 772   1,02   0,13%
  • LQ45 590   0,68   0,12%
  • ISSI 205   1,40   0,69%
  • IDX30 334   0,40   0,12%
  • IDXHIDIV20 414   0,97   0,23%
  • IDX80 88   0,20   0,23%
  • IDXV30 113   0,34   0,30%
  • IDXQ30 107   -0,11   -0,10%

Pertemuan G7 dimulai, fokus membahas kawasan Indo-Pasifik hingga Covid-19


Selasa, 04 Mei 2021 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menjadi tuan rumah KTT G7 Online di Ruang Kabinet di Downing Street di London, Inggris 19 Februari 2021.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Para menteri luar negeri negara anggota Group of Seven (G7) memulai pertemuannya pada hari Senin (3/5). Pertemuan tingkat tinggi ini akan berlangsung selama 3 hari di London.

Pertemuan kali ini akan fokus untuk membahas upaya penanggulangan pandemi virus corona, hingga mencari cara untuk mencapai Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Di luar anggota G7, perwakilan Australia, India, Korea Selatan, dan ASEAN dikabarkan akan bergabung dalam beberapa bagian pertemuan sebagai tamu.

Baca Juga: Kelompok negara G7 pertimbangkan upaya untuk melawan propaganda Rusia dan China

Semua tamu tadi dianggap bisa menjadi cerminan dari kehadiran Indo-Pasifik yang terus berkembang sebagai mesin untuk pertumbuhan global.

Pertemuan kali ini juga jadi yang kedua kalinya selama pandemi, menunjukkan betapa gentingnya krisis kesehatan ini bagi negara-negara kaya yang tergabung dalam G7.

Bukan cuma itu, pembicaraan mengenai Indo-Pasifik tidak lepas dari kebijakan luar negeri Inggris baru-baru ini yang memasukkan kawasan tersebut ke dalam strategi diplomatiknya.

Inggris yang tahun ini mendapat jatah sebagai presiden bergilir, juga berusaha untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara di luar Uni Eropa dalam mengejar inisiatif Inggris Global setelah mereka keluar dari Uni Eropa.

Baca Juga: AS dan Kanada siap perkuat kerja sama untuk melawan pengaruh China




TERBARU

[X]
×