kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pertemuan G7 dimulai, fokus membahas kawasan Indo-Pasifik hingga Covid-19


Selasa, 04 Mei 2021 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menjadi tuan rumah KTT G7 Online di Ruang Kabinet di Downing Street di London, Inggris 19 Februari 2021.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Inggris juga mengajukan keanggotaan Kemitraan Trans-Pasifik, sebuah perjanjian perdagangan bebas regional, dengan mengirimkan kapal induk Queen Elizabeth dan kelompok penyerang ke Indo-Pasifik awal tahun ini.

Seperti banyak rekannya di G7, Inggris juga menyoroti manuver China di kawasan tersebut yang semakin mencolok. Setelah pertemuan usai, kemungkinan besar semua anggota G7 sepakat untuk mengambil langkah serius terkait China.

"Pertemuan G7 menunjukkan Inggris Global menyatukan negara-negara demokrasi terbesar di dunia untuk mengatasi tantangan bersama," ungkap Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, seperti dikutip Kyodo.

Negara anggota G7 juga diharapkan membahas langkah-langkah untuk mempromosikan hak asasi manusia dan mengatasi masalah lain seperti pengembangan nuklir dan rudal oleh Korea Utara dan Iran.

Upaya Rusia merusak kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina juga mungkin akan masuk dalam agenda pembahasan. Tidak lupa, semua negara akan memastikan akses yang adil untuk vaksin virus corona dan mengatasi perubahan iklim.

Selanjutnya: Pasca Brexit, ini rencana Inggris di kawasan Indo-Pasifik




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×